Sherina Saksikan Dampak Karhutla Langsung di Kalimantan
Penyanyi Sherina Munaf menggambarkan kondisi kritis akibat karhutla saat tiba di Kalimantan, mulai dari penerbangan tertunda hingga melihat langsung titik api dan asap pekat yang mengganggu kehidupan warga.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 22.21 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Kedatangan penyanyi Sherina Munaf ke Kalimantan berlangsung dalam suasana mendebarkan akibat kabut asap tebal yang menyelimuti wilayah tujuan. Pesawat yang seharusnya mendarat di Palangkaraya terpaksa menunda pendaratan karena jarak pandang terbatas, hingga akhirnya baru bisa mendarat setelah memasuki kawasan pemukiman. Saat pesawat mulai turun, pemandangan dari jendela langsung terhalang oleh asap pekat yang tak biasa, bahkan aroma terbakar masuk ke dalam kabin dan memicu reaksi fisik pada penumpang.
Dalam unggahan video dan foto, Sherina mengungkapkan kekhawatirannya saat menyadari bahwa asap yang terlihat bukanlah awan biasa, melainkan hasil dari kebakaran hutan dan lahan yang tak kunjung padam. Ia langsung mengenakan masker karena iritasi tenggorokan dan mata mulai muncul. Ia menyebut bahwa wilayah Kalimantan baru terlihat saat pesawat sudah sangat dekat dengan permukiman warga, menandakan betapa parahnya kualitas udara di kawasan tersebut.
Setibanya di lokasi, Sherina bersama tim Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) langsung berkoordinasi dengan Dinas Kehutanan dan BKSDA untuk menyalurkan bantuan logistik dan memetakan titik api aktif. Di perjalanan menuju lokasi, ia menyaksikan sisa lahan terbakar yang masih mengeluarkan asap dan titik api kecil yang berpotensi membesar. Ia menyampaikan keheranannya atas dampak besar yang dihasilkan oleh api sekecil itu, dan merasa prihatin atas beban yang harus ditanggung warga setempat setiap hari.
Rencana selanjutnya adalah kunjungan ke Pusat Rehabilitasi Orangutan BOSF di Nyaru Menteng untuk meninjau kondisi sekolah hutan dan memastikan perlindungan terhadap sekitar 200 ekor orangutan. Perjalanan darat selama 2,5 jam dari Palangkaraya menuju Tambore pun menjadi bagian penting dari kunjungan, di mana rombongan menyaksikan langsung upaya petugas memadamkan api dan membuat sumur air hingga dini hari.
Kebakaran hutan dan lahan yang melanda Kalimantan dan Sumatra terus menjadi ancaman serius bagi kesehatan, lingkungan, dan mobilitas masyarakat. Kementerian Lingkungan Hidup telah mengeluarkan instruksi mendesak kepada enam gubernur di wilayah tersebut untuk memperketat penanganan karhutla. Sejauh ini, 21 badan usaha telah disegel karena terkait dengan kejadian tersebut, tersebar di berbagai provinsi termasuk Kalimantan Barat, Sumatera Selatan, dan Kalimantan Selatan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

PMI Manufaktur RI Masih di Zona Kontraksi
Aktivitas industri manufaktur Indonesia mengalami penurunan pada Agustus 2026, tercatat di level 49,8, menunjukkan penurunan aktivitas produksi.
9 September 2026

Imos 2026 Siap Hadirkan Solusi Mobilitas Modern di Tangerang
Pameran sepeda motor terbesar Tanah Air bakal digelar 20–29 November 2026 di ICE BSD City, menawarkan inovasi teknologi dan beragam solusi mobilitas produktif bagi masyarakat.
8 September 2026

Dana Desa Rp40 T Siap Lunasi Cicilan Kopdes Merah Putih
Pemerintah menjamin pembayaran cicilan proyek Koperasi Desa Merah Putih tidak akan membebani bank negara berkat alokasi dana desa Rp40 triliun per tahun selama enam tahun.
8 September 2026

237 SPBU di Jatim, Bali, NTB, dan NTT Diberi Sanksi BBM Subsidi
Pertamina menerapkan sanksi terhadap 237 SPBU di lima wilayah karena pelanggaran penyaluran BBM bersubsidi hingga September 2026.
8 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA


