Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Shifa Celluler: Jembatan Akses Keuangan untuk Lansia dan Pedagang Kecil

Toko pulsa di Binjai Utara bertransformasi jadi jaringan BRILink Agen yang melayani 4.500 transaksi bulanan dan menjadi pelopor inklusi keuangan bagi lansia serta pelaku UMKM lokal.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 15 Oktober 2026, 17.31 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 23x dibuka
Shifa Celluler: Jembatan Akses Keuangan untuk Lansia dan Pedagang Kecil📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Di kawasan Jati Karya, Binjai Utara, sebuah usaha kecil yang awalnya hanya menjual pulsa dan alat tulis kini telah berkembang menjadi pusat layanan keuangan inklusif melalui jaringan BRILink Agen. Pemiliknya, Ibrahim atau akrab disapa Baim, telah membuka sembilan outlet yang melayani warga dengan akses transaksi perbankan yang lebih dekat dan terjangkau. Dari aktivitas harian yang terbatas pada penjualan pulsa, usahanya kini menjadi andalan masyarakat untuk menyetor hasil dagangan, menarik kiriman uang, hingga menabung dalam nominal kecil tanpa perlu jauh ke kantor bank.

Kehadiran BRILink Agen di lingkungan ini sangat berdampak bagi lansia dan pelaku usaha mikro yang sebelumnya kesulitan mengakses layanan perbankan. Baim menyadari bahwa banyak warga tua masih kesulitan memahami proses transaksi digital, bahkan ada yang mencatat PIN ATM di amplop. Melalui pendampingan langsung, ia tidak hanya membantu mencairkan uang kiriman sebesar Rp50.000 hingga Rp100.000, tetapi juga memberikan edukasi pentingnya menjaga kerahasiaan data keuangan. Setiap interaksi dikelola dengan nuansa kekeluargaan, menjadikan layanan bukan sekadar transaksi, melainkan bentuk dukungan sosial.

Untuk memperkuat kepercayaan dan kenyamanan warga, Baim meluncurkan program "Jumat Berkah" yang memberikan pembebasan biaya administrasi untuk penarikan tunai hingga Rp300.000. Inisiatif ini menjadi jawaban atas keterbatasan transportasi dan biaya yang tinggi jika harus ke kota. Warga, termasuk pedagang bakso bakar, kini lebih memilih bertransaksi di dekat rumah karena lebih hemat waktu, ongkos, dan menghindari antrean panjang di teller bank.

Kesuksesan Shifa Celluler tidak lepas dari dukungan sistem yang terus diperkuat oleh BRI melalui monitoring jaringan, penyediaan uang tunai secara rutin, serta pelatihan dan informasi yang diberikan secara responsif. Baim menegaskan bahwa kunci keberhasilan terletak pada pemahaman mendalam terhadap kebutuhan lokal dan komitmen untuk menjadikan layanan perbankan bukan hanya akses, tetapi juga bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat.

Melalui perjalanan dari toko kecil ke jaringan layanan keuangan inklusif, Baim membuktikan bahwa ekonomi formal bisa tumbuh di tingkat komunitas jika didukung dengan akses yang tepat dan pendekatan yang manusiawi. Program ini juga menjadi bagian dari upaya nasional dalam memperluas inklusi keuangan, terutama di daerah terpencil, dengan menekankan pentingnya literasi dan keterdekatkan layanan sebagai fondasi utama.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya