Siaga Karhutla Diberlakukan untuk Transportasi Udara dan Laut
Kemenhub terbitkan instruksi siaga karhutla menyusul memburuknya jarak pandang akibat kabut asap di Sulawesi Tenggara.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 22.20 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 11x dibuka
📷 Kemenparekraf/Rudiwaka — hutan hijau Puncak Khayangan, Pulau Tomia, Wakatobi, dari udara (Wikimedia Commons, domain publik)Kendari, ıNarasikita - Kementerian Perhubungan telah menerbitkan instruksi siaga kebakaran hutan dan lahan (karhutla) bagi moda transportasi darat, udara, dan laut di wilayah Sulawesi Tenggara. Keputusan ini diambil menyusul kondisi jarak pandang yang menurun drastis akibat kabut asap dari kebakaran lahan yang meluas di sejumlah kabupaten. Penurunan visibilitas ini dikhawatirkan membahayakan keselamatan penerbangan dan pelayaran, terutama di rute penerbangan utama dan pelabuhan strategis.
Instruksi siaga ini menekankan kewajiban operator transportasi untuk memantau kondisi cuaca dan visibilitas secara berkala, serta menyesuaikan operasional jika jarak pandang berada di bawah ambang aman. Dalam dokumen yang berlaku, jarak pandang di bawah 500 meter dianggap berisiko tinggi bagi penerbangan, sementara di laut, kondisi tersebut dapat mengganggu navigasi dan menimbulkan potensi tabrakan.
Kementerian menegaskan bahwa langkah ini merupakan upaya preventif untuk menghindari kecelakaan akibat kondisi ekstrem. Seluruh operator transportasi diminta memperkuat koordinasi dengan instansi terkait seperti Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Penyampaian laporan harian mengenai kondisi operasional juga menjadi bagian dari kewajiban yang harus dipenuhi.
Tujuan utama dari instruksi ini adalah menjaga keselamatan penumpang dan awak kendaraan, serta menjamin kelancaran mobilitas dalam kondisi darurat. Kementerian menegaskan bahwa kebijakan ini tidak bersifat permanen, tetapi akan dievaluasi setiap 24 jam tergantung perkembangan situasi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait
Kendari Ungguli Daerah Lain dalam Literasi Keuangan Anak
Kota Kendari dinobatkan sebagai kota terbaik dalam implementasi program KEJAR, menunjukkan keberhasilan dalam membangun literasi keuangan sejak usia dini melalui pendekatan berkelanjutan dan kolaboratif.
25 Oktober 2026
BPBD Sultra Siagakan 24 Jam Hadapi Bencana Musim Hujan
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Sulawesi Tenggara siaga penuh selama musim hujan, siapkan mobil tangki dan layanan darurat 112 untuk respon cepat bencana.
25 Oktober 2026
Kapolresta Kendari Perkuat Kerukunan Melalui Kerja Sama dengan FKUB
Kapolresta Kendari bersinergi dengan FKUB untuk meningkatkan kerukunan umat beragama dan keamanan publik melalui dialog rutin dan program pencegahan konflik.
25 Oktober 2026

Polda Sultra Gelar Minggu Kasih di Galilea Baruga, Tekankan Sinergi dan Pencegahan Narkoba
Polda Sultra gelar Minggu Kasih di Gereja Galilea Baruga, fokus pada penguatan sinergi kepolisian-masyarakat dan imbauan pencegahan narkoba.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Anggota BPK Fathan Subchi Wafat di Usia 56 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.59 WITA

Sopir Ojol Korban Tabrakan Mobil BYD Masih Dirawat di RS Fatmawati
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Santri Klaten Diharapkan Jadi Pilar Pembangunan Indonesia Emas
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Ribu Warga Albania Demo, Tuntut Mundurnya PM Akibat Krisis Hidup dan Korupsi
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Prabowo Tegaskan Ketahanan Ekonomi Indonesia Hadapi Tekanan MSCI
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

243 Orang dan 14 Perusahaan Jadi Tersangka Karhutla
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

UMKM Binaan Pertamina Dorong Pemberdayaan Sosial dan Pelestarian Budaya
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

Penangkapan Jaringan Narkoba di Mesuji Ungkap Ratusan Ekstasi dan Senjata Rakitan
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

