SIKL Kuala Lumpur Resmi Beroperasi, Tampung 800 Siswa
Sekolah Indonesia Kuala Lumpur kini beroperasi penuh setelah pembangunan selesai, menampung hingga 800 siswa dari tingkat TK hingga SMA.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 00.45 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 5x dibuka
📷 SindonewsKendari, ıNarasikita - Proyek pembangunan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) yang dikerjakan oleh PT Brantas Abipraya (Persero) telah mencapai tahap penyelesaian dan resmi dioperasikan pada 1 September 2026. Gedung baru ini kini menjadi pusat pendidikan resmi bagi anak-anak Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Malaysia. Pelaksanaan upacara bendera perdana menjadi simbol dimulainya aktivitas akademik di fasilitas yang telah mengalami renovasi dan pengembangan secara menyeluruh.
Peresmian dilakukan langsung oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Malaysia, Raden Dato' Mohammad Iman Hascarya Kusumo, di hadapan ratusan siswa, guru, dan perwakilan KBRI. Upacara ini menjadi momen penting bagi SIKL, yang sejak Mei 2026 telah siap menampung peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan. Seluruh aktivitas belajar mengajar kini berlangsung di gedung baru yang terletak di dalam kompleks Pusat Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Kuala Lumpur.
Fasilitas SIKL memiliki luas bangunan mencapai 5.600 meter persegi, dengan struktur empat lantai dan satu lantai basement. Proyek ini dimulai pada Mei 2025 dan selesai tepat waktu pada Mei 2026. Dalam kompleks tersebut terdapat berbagai sarana penunjang pendidikan, seperti ruang kelas untuk jenjang TK hingga SMA, laboratorium, ruang guru, kantor tata usaha, ruang komite, food hall, hall utama, sport hall, musholla, serta area parkir bawah tanah.
Pembangunan SIKL merupakan bagian dari komitmen pemerintah Indonesia dalam memastikan akses pendidikan berkualitas bagi WNI di luar negeri. Fasilitas yang lengkap ini tidak hanya mendukung proses belajar, tetapi juga mendukung pengembangan karakter, kegiatan sosial, dan olahraga siswa. Dengan kapasitas menampung hingga 800 siswa, SIKL siap menjadi pusat pendidikan unggul bagi generasi Indonesia di Malaysia.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Archewell Productions Kurangi Staf Sejak 2023, Proyek Netflix Terancam Tertunda
Studio milik Meghan Markle dan Pangeran Harry mengurangi jumlah karyawan selama 12–18 bulan terakhir, memengaruhi produksi proyek untuk Netflix dan menimbulkan kekhawatiran soal masa depan kemitraan bisnis mereka.
26 Oktober 2026

Saudi Percepat Proyek Pipa Minyak untuk Atasi Ketergantungan Hormuz
Arab Saudi mempercepat ekspansi pipa minyak mentah East-West hingga kapasitas 10 juta barel per hari demi mengurangi ketergantungan pada Selat Hormuz yang terganggu akibat konflik regional.
26 Oktober 2026

Topan Champi Rusak Infrastruktur Taiwan, Ratusan Terluka dan Ribuan Dievakuasi
Topan Champi melanda Taipei pada malam Jumat (23/10/2026), menyebabkan satu korban tewas, lebih dari 500 luka, ribuan warga dievakuasi, dan listrik padam untuk lebih dari 77 ribu rumah.
25 Oktober 2026

Kim Jong Un Kunjungi China Lewat Jembatan Baru Yalu
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un tiba di Dandong, China, melalui jembatan baru di Sungai Yalu, menandai pertemuan diplomatik penting menjelang peringatan perang Korea.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

BUMI Perkuat Posisi di Sektor Pertambangan Global
Senin, 26 Oktober 2026, 15.48 WITA

BI Jaga Stabilitas Rupiah di Tengah Volatilitas Pasar
Senin, 26 Oktober 2026, 15.48 WITA

InJourney Airports Turunkan Tarif Bandara 50% untuk Libur Akhir Tahun
Senin, 26 Oktober 2026, 15.48 WITA

Waspada Modus Penipuan BSU Incar Data Pribadi
Senin, 26 Oktober 2026, 15.48 WITA

Indonesia Alihkan Pasokan Gas ke Dalam Negeri
Senin, 26 Oktober 2026, 15.48 WITA

OJK Respons Usulan Rating Pasar Modal Mandiri
Senin, 26 Oktober 2026, 15.47 WITA

BEI Perluas Komite HSC Dorong Tata Kelola Lebih Baik
Senin, 26 Oktober 2026, 15.47 WITA

Ekspor Perdana Terasi Udang Rebon Asahan ke Thailand Sukses
Senin, 26 Oktober 2026, 15.47 WITA

