Skandal Uang Rp10 Miliar di Sofa Goyang Kursi Presiden Afrika Selatan
Kasus hilangnya uang Rp10,18 miliar dari sofa di rumah dinas presiden Afrika Selatan kembali mengancam posisi Cyril Ramaphosa, setelah Mahkamah Konstitusi memerintahkan parlemen melanjutkan penyelidikan pemakzulan.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 10 September 2026, 22.36 WITA·👁 4 orang membaca· 4 hari ini · 10x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa kembali berada di ujung tanduk politik menyusul keputusan Mahkamah Konstitusi yang memerintahkan parlemen untuk melanjutkan proses penyelidikan terkait hilangnya dana sebesar US$580.000—setara Rp10,18 miliar—yang disimpan di dalam sofa di lokasi penginapan satwa liar miliknya, Phala Phala. Kasus ini, yang bermula dari pelaporan mantan kepala intelijen Arthur Fraser pada 2022, kembali menjadi sorotan publik setelah pengadilan menilai bahwa bukti cukup untuk menuntut pertanggungjawaban presiden.
Uang tersebut disebut disembunyikan pada tahun 2020, dan keberadaannya menjadi perdebatan setelah pencurian dilaporkan. Ramaphosa menegaskan bahwa dana itu berasal dari penjualan ternak kepada pengusaha Sudan, namun penjelasannya justru memicu keraguan publik dan kritik tajam dari berbagai pihak. Khususnya, muncul kecurigaan mengenai keabsahan asal-usul dana, prosedur penanganan pencurian, serta adanya operasi rahasia yang dilakukan tanpa catatan resmi, yang dikhawatirkan melanggar kewajiban konstitusional pemimpin negara.
Pada 2022, meskipun penyelidik parlemen menemukan cukup bukti untuk memproses pemakzulan, keputusan untuk tidak melanjutkan proses dibuat oleh Majelis Nasional yang didominasi partai African National Congress (ANC), partai yang dipimpin Ramaphosa. Keputusan itu kemudian digugat oleh partai oposisi ke pengadilan, dan pada Mei 2026, Mahkamah Konstitusi memutuskan bahwa proses penyelidikan harus dilanjutkan. Kini, kasus tersebut kembali berjalan, dan nasib jabatan presiden berada dalam taruhan.
Ketegangan politik semakin memuncak menjelang pemilihan daerah bulan November, yang dianggap sebagai ujian besar bagi ANC. Kemenangan awal oposisi dalam pemilu lokal dikhawatirkan akan melemahkan posisi Ramaphosa dan menggoyahkan calon penerusnya. Menurut Mbekezeli Benjamin dari lembaga pemantau hukum Judges Matter, kemenangan oposisi tidak hanya melemahkan kekuasaan presiden, tetapi juga menodai harapan atas pemerintahan bersih yang telah dijanjikan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Indonesia Siapkan Tim Negosiator Unggul untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi 2029
Pemerintah melatih 32 pejabat Kemenko Perekonomian di China untuk meningkatkan kapasitas negosiasi dalam perundingan ekonomi internasional demi capai target pertumbuhan 8% pada 2029.
11 September 2026

Harga Cabai Rawit Nasional Capai Rp81 Ribu per Kg, Pemerintah Akselerasi Distribusi
Harga cabai rawit nasional mencapai Rp81.052 per kg, didorong kemarau panjang dan serangan OPT, pemerintah segera mobilisasi stok dari daerah surplus melalui program FDP.
11 September 2026

Bantuan Pangan Beras Tersalurkan di Kediri untuk 251 Ribu Penerima
Pemerintah melalui Bulog dan Kemenko Pangan salurkan 7.542 ton beras untuk 251.412 penerima di Kabupaten Kediri, Juli-September 2026.
11 September 2026

KTT BRICS di New Delhi Jadi Ujian Kekompakan Global
KTT BRICS di New Delhi menjadi fokus dunia saat pemimpin Rusia, China, Iran, dan India bertemu di tengah ketegangan geopolitik dan tantangan ekonomi global.
11 September 2026
Berita Lainnya

Premi Asuransi Mobil Listrik Lebih Tinggi, Ini Alasannya
Jumat, 11 September 2026, 19.46 WITA

Cek Tagihan dan Tarif Listrik PLN via HP, Ini Rincian 2026
Jumat, 11 September 2026, 19.46 WITA

Google Maps Dorong Kolaborasi Lokasi Real-Time Tanpa Batas
Jumat, 11 September 2026, 19.39 WITA

Indonesia dan Rusia Perkuat Hilirisasi Bauksit di Kalimantan
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

Operator Kapal Masih Enggan Angkut Mobil Listrik
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

WEY G9 Hi4 Resmi Hadir, Ancam Dominasi Alphard
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

Beli iPhone 18 Duo di Luar Negeri? Siapkan Rp66,7 Juta untuk Pajak
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

Kapolri Ajak Pengusaha Laporkan Premanisme di Kawasan Industri
Jumat, 11 September 2026, 19.37 WITA


