Rabu, 16 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Skrining HIV Gratis Menjangkau 26 Puskesmas di Konawe Selatan

Program skrining dini HIV gratis telah diperluas ke 26 puskesmas di Kabupaten Konawe Selatan untuk tingkatkan deteksi dini dan penanganan lebih cepat.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 16 September 2026, 15.20 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 4x dibuka

Kendari, ıNarasikita - Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Selatan kini memperluas layanan skrining HIV gratis ke seluruh puskesmas di wilayah tersebut. Sebanyak 26 fasilitas kesehatan tingkat pertama telah dilengkapi dengan fasilitas pendeteksian dini HIV, memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan spesifik tanpa biaya. Program ini dirancang untuk menekan angka penularan dan meningkatkan angka deteksi dini, khususnya di kalangan kelompok berisiko tinggi.

Kegiatan ini dilakukan sebagai respons atas tren peningkatan kasus HIV yang tercatat dalam lima tahun terakhir. Dengan skrining gratis, masyarakat diharapkan lebih terbuka untuk melakukan tes tanpa takut biaya atau stigma. Puskesmas yang telah terlibat dalam program ini telah menerima pelatihan khusus bagi tenaga kesehatan untuk memastikan prosedur dilakukan secara akurat, terjamin kerahasiaan, dan disertai konseling pasca hasil.

Kepala Dinas Kesehatan Konawe Selatan menegaskan bahwa program ini bukan sekadar tes, tetapi bagian dari pendekatan holistik dalam penanggulangan HIV. “Kami ingin masyarakat tidak menunda periksa karena takut atau malu. Skrining gratis, cepat, dan terjamin kerahasiaan,” ujar dia. Tujuan utamanya adalah memastikan pasien segera mendapatkan penanganan medis jika hasil positif, sehingga penularan dapat dicegah lebih lanjut.

Pemerintah daerah menargetkan 80 persen dari populasi berisiko tinggi di wilayah tersebut tervisit oleh layanan skrining dalam dua tahun ke depan. Dengan dukungan infrastruktur kesehatan yang terus diperkuat, program ini diharapkan menjadi model pengendalian HIV berbasis masyarakat yang dapat direplikasi di wilayah lain di Sulawesi Tenggara.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya