Rabu, 16 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Prabowo Bahas Kebutuhan Energi dan Biodiesel di Istana

Presiden Prabowo memimpin rapat khusus di Istana dengan menteri dan pejabat terkait untuk membahas pemenuhan energi nasional dan pengembangan biodiesel di atas B50.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 16 September 2026, 19.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Prabowo Bahas Kebutuhan Energi dan Biodiesel di Istana📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menggelar pertemuan strategis di Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu sore, 16 September, mengundang sejumlah menteri kabinet hingga Gubernur Bank Indonesia. Pertemuan ini difokuskan pada langkah-langkah konkret untuk menjamin ketersediaan energi dalam negeri dalam jangka pendek maupun panjang. Hadir dalam rapat antara lain Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, serta Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.

Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa pertemuan ini menjadi forum utama untuk merancang kebijakan mendukung kemandirian energi nasional. Ia menegaskan bahwa salah satu fokus utama adalah percepatan pengembangan program biodiesel dengan target lebih dari B50. “Kami akan menggali potensi lokal untuk mendukung produksi, termasuk dari limbah pertanian dan perkebunan yang saat ini belum dimanfaatkan secara optimal,” ujarnya di lokasi.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Pengelola Investasi BUMN, Dony Oskaria, menyampaikan bahwa Pertamina akan menyampaikan laporan terkait kinerja dan rencana strategis terkait energi. Ia menolak memberikan detail sebelum hasil rapat resmi dikeluarkan. “Kami akan berikan update setelah rapat selesai. Fokus utamanya tetap pada stabilitas pasokan dan transformasi energi nasional,” katanya.

Rapat ini menandai langkah koordinasi lintas kementerian dan lembaga untuk menjawab tantangan energi di tengah dinamika pasar global dan kenaikan permintaan domestik. Tujuannya adalah memperkuat ketahanan energi nasional, mempercepat transisi energi bersih, serta memanfaatkan sumber daya alam dalam negeri secara optimal.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya