Kamis, 8 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Skydance Corp. Luncurkan Jajaran Direksi Baru Usai Akuisisi Paramount dan WBD

Perusahaan baru hasil merger Paramount dan Warner Bros. Discovery, Skydance Corp., resmi melantik dewan direksi dan penasihat strategis dengan tokoh-tokoh berpengaruh dari dunia media, bisnis, dan politik global.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 8 Oktober 2026, 15.35 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Skydance Corp. Luncurkan Jajaran Direksi Baru Usai Akuisisi Paramount dan WBD📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Perusahaan baru hasil integrasi Paramount dan Warner Bros. Discovery, yang kini beroperasi di bawah nama Skydance Corp., telah menyelesaikan struktur kepemimpinan utama dengan pengangkatan sejumlah tokoh kunci. David Ellison, yang menjabat sebagai Ketua dan CEO, memimpin perusahaan baru yang dibentuk setelah kesepakatan akuisisi senilai US$111 miliar. Dalam struktur baru, Ellison ditemani Ynon Kreiz sebagai Co-CEO, yang sebelumnya menjabat sebagai mantan CEO Mattel. Kedua tokoh ini menjadi tulang punggung manajemen strategis perusahaan hasil merger.

Dewan direksi Skydance Corp. kini diperkuat oleh sejumlah nama ternama, termasuk Laurene Powell Jobs, pendiri Emerson Collective, dan Bobby Kotick, pendiri serta mantan CEO Activision, yang masing-masing diangkat sebagai direktur independen. Powell Jobs diakui Ellison karena visi jangka panjang dalam mendukung jurnalisme berkualitas dan inovasi media melalui filantropi. Sementara Kotick dipuji karena rekam jejak panjang dalam membangun waralaba hiburan global yang berkelanjutan.

Sebagai penasihat strategis, mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair juga bergabung dalam kapasitas pribadi. Ellison menilai Blair memiliki kemampuan unik dalam menyatukan berbagai pihak di sekitar gagasan berani dan berorientasi masa depan. Ia menekankan bahwa perspektif global Blair akan menjadi nilai tambah dalam mewujudkan visi perusahaan sebagai pemain utama di industri hiburan global.

Perusahaan baru ini diperkirakan menghasilkan pendapatan tahunan hampir US$70 miliar, tetapi juga menghadapi beban utang bersih mencapai US$80 miliar. Proses akuisisi yang berlangsung lebih dari setahun sejak awal penawaran Ellison melalui entitas Paramount Skydance menghadapi tantangan besar, termasuk tawaran kompetitor dari Netflix dan gugatan antimonopoli dari 12 jaksa agung Amerika Serikat. Namun, setelah melalui berbagai proses hukum dan regulasi, kesepakatan akhirnya tuntas dan memperkuat posisi Skydance Corp. sebagai raksasa hiburan lintas platform.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya