Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Stella Li Dapat Pengakuan Global sebagai Tokoh AI Revolusioner

Stella Li, pemimpin eksekutif BYD, dinobatkan sebagai salah satu dari 100 tokoh paling berpengaruh dalam bidang kecerdasan buatan tahun 2026 oleh TIME.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 11.46 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Stella Li Dapat Pengakuan Global sebagai Tokoh AI Revolusioner
Foto: Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Presiden Eksekutif BYD, Stella Li, resmi masuk dalam daftar TIME100 AI 2026 sebagai tokoh inovator terkemuka di dunia kecerdasan buatan. Penghargaan ini diberikan atas kontribusinya dalam mengintegrasikan teknologi AI ke dalam realitas fisik, khususnya dalam sektor mobilitas, robotika, dan manufaktur cerdas. Penilaian ini menekankan peran strategis Li dalam mempercepat transformasi digital yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat global.

Pengumuman daftar TIME100 AI 2026 dilakukan secara digital pada 27 Agustus 2026, menyusul peluncuran edisi cetak yang mulai tersedia pada 28 Agustus, dengan rilis majalah utama pada 7 September tahun yang sama. Selain pengakuan individu, penghargaan ini juga mencerminkan kemajuan yang dicapai oleh tim riset dan pengembangan BYD yang kini terdiri dari 120.000 insinyur, menjadi salah satu kekuatan penelitian terbesar di industri otomotif global.

Teknologi berbasis AI yang dikembangkan BYD menunjukkan kemajuan signifikan, seperti sistem bantuan pengemudi God's Eye 5.0, arsitektur Xuanji 2.0 dan Xuanji A3, serta sistem kokpit cerdas yang mengintegrasikan agen AI untuk pengalaman pengguna yang lebih intuitif. Pemanfaatan AI tidak hanya berfokus pada kendaraan listrik, tetapi juga diterapkan secara luas dalam robot industri dan sistem produksi otomatis yang meningkatkan efisiensi dan akurasi operasional.

Stella Li menegaskan bahwa inovasi teknologi harus berorientasi pada kemanfaatan nyata bagi masyarakat. Tujuan utama BYD adalah memastikan bahwa teknologi canggih, terutama yang berbasis AI, tidak hanya dimiliki oleh segelintir kalangan, tetapi dapat diakses secara luas dan berdampak positif terhadap kualitas hidup setiap individu di berbagai lapisan masyarakat.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya