Surabaya Dorong Urban Farming Jaga Stabilitas Pangan Lokal
Kota Surabaya gelar kompetisi urban farming 2026 dengan fokus pada cabai rawit dan bawang merah, melibatkan seluruh RW untuk tingkatkan ketahanan pangan dari tingkat lingkungan.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 19.39 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 17x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Pemerintah Kota Surabaya kembali memperkuat basis ketahanan pangan dengan memperluas program urban farming melalui ajang kompetisi tahunan yang kini memasuki edisi kelima. Kegiatan ini, yang dikelola oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, dirancang sebagai bentuk keterlibatan aktif masyarakat dalam membudidayakan pangan secara berkelanjutan di ruang perkotaan. Fokus utama pada dua komoditas strategis—cabai rawit dan bawang merah—dengan target panen awal Desember 2026, menunjukkan komitmen pemerintah untuk menjaga pasokan dan menekan fluktuasi harga di tingkat lokal.
Sinergi program ini diperkuat dengan integrasi dalam program Kampung Pancasila, khususnya pada pilar lingkungan hidup. Dengan melibatkan seluruh 1.361 RW di kota ini, kompetisi tidak hanya menjadi ajang lomba, tetapi juga gerakan kolektif untuk membangun ketahanan pangan berbasis wilayah. Melalui pendekatan ini, diharapkan setiap lingkungan mampu menjadi pusat produksi pangan kecil yang mandiri dan berkelanjutan, mengurangi ketergantungan terhadap pasokan luar.
Kompetisi tahun ini dibagi dalam empat kategori, mencakup urban farming terpadu, kuantitas bawang merah, kuantitas cabai rawit, serta kategori pemula. Kategori terpadu menonjol dengan pendekatan integratif yang menggabungkan pertanian dengan sektor perikanan dan peternakan, menciptakan sistem ekosistem mikro di lingkungan perkotaan. Peserta kelompok tani diberi bantuan bibit—30 batang bawang merah dan satu paket benih cabai rawit—sementara media tanam dan alat budidaya disiapkan sendiri, mendorong kemandirian dan inovasi lokal.
Pemantauan dan pendampingan dilakukan secara rutin oleh DKPP bersama mitra terkait sejak penanaman yang dimulai pada 6 September 2026. Tujuan utamanya adalah menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa ketahanan pangan dimulai dari pekarangan rumah, kemudian berkembang secara bertahap hingga mencapai skala RW. Pengalaman selama kompetisi diharapkan menjadi modal pembelajaran yang bisa diadopsi secara luas, menciptakan budaya berkebun yang berkelanjutan dan menopang kebutuhan pangan masyarakat secara mandiri.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Ledakan di Lapak Besi Tua, Tim Jibom Sterilisasi TKP
Tim Jibom Brimob Polda Babel melakukan sterilisasi lokasi ledakan di penampungan besi tua di Belitung untuk memastikan tidak ada ancaman susulan dan mengungkap penyebab kejadian.
25 Oktober 2026

Houthi Lancarkan Serangan Berulang ke Kota Suci, Pemimpin Masjidil Haram Kecam Keras
Sheikh Abdulrahman Al-Sudais mengecam keras serangan rudal dan drone Houthi terhadap Makkah dan Madinah, menyatakan pelanggaran terhadap kesucian tempat suci dan norma kemanusiaan internasional.
25 Oktober 2026

NASA Soroti Lonjakan Kebakaran di Papua dan Kalimantan
NASA mencatat kebakaran hutan dan lahan di Papua serta Kalimantan mencapai level tertinggi sepanjang 2026, didorong El Niño dan aktivitas manusia, dengan emisi karbon melampaui rekor sebelumnya.
25 Oktober 2026

Lula dan Bolsonaro Tutup Kampanye di Pantai Rio
Dua tokoh politik utama Brasil, Lula dan Flavio Bolsonaro, menutup kampanye pemilu dengan massa besar di kawasan pantai Rio de Janeiro, menyusul debat terakhir yang memperuncing persaingan.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lonjakan Pasien RS di Kalteng Akibat Kabut Asap, Kemenkes Percepat Bantuan Medis
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.29 WITA

Klaten Perluas Akses PAUD Dukung Wajar 13 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.28 WITA

Operasi Modifikasi Cuaca Turunkan Polusi Selama Acara Besar
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Presiden Tak Bisa Hentikan Gibran Secara Sepihak, Tegas Anggota DPR Gerindra
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

Tito Karnavian Masuk Lima Besar Menteri dengan Kinerja Terbaik
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.27 WITA

PDIP Respons Ajakan PKS Periksa Ijazah Wapres Gibran
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

Kumitra Jambore 2026 Dorong Integrasi UMKM Kalsel ke Pasar Nasional
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.26 WITA

OJK Sultra Perkenalkan INFINITY Dorong Inovasi Keuangan Digital
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.25 WITA

