Suzuki Perkenalkan Kei Car di Brunei Lewat Impor Pakistan
Suzuki resmi memasarkan mobil kecil Alto dan Every di Brunei, berasal dari pabrik Pakistan, sebagai ekspansi pasar pertama di luar Jepang.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 22.14 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Suzuki secara resmi memperkenalkan dua model mobil kecil, Alto dan Every, di pasar Brunei Darussalam, menandai ekspansi produk kei car di luar wilayah Jepang. Kedua model tersebut tidak diproduksi di Indonesia, melainkan dikirim langsung dari pabrik Suzuki Motor Company di Pakistan. Penjualan dimulai setelah pengumuman resmi oleh distributor lokal, Boustead, pada Kamis (27/8), yang juga merayakan ulang tahun ke-50 perannya sebagai agen Suzuki di negara tersebut.
Kedua mobil tersebut mengusung mesin 660 cc, sesuai standar kei car, serta dimensi yang sesuai dengan kategori kendaraan mini, meskipun Brunei tidak memiliki regulasi khusus terkait kei car seperti di Jepang. Penawaran ini menjadi langkah strategis Suzuki untuk memperluas pasar otomotif di wilayah Asia Tenggara yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan tinggi. Boustead, yang telah menjadi distributor Suzuki sejak 1976, mencatat rata-rata penjualan sekitar 1.200 unit per tahun dengan pangsa pasar mencapai 9,5 persen di Brunei.
Selain mobil, Boustead juga merencanakan peluncuran sepeda motor Suzuki pada musim gugur 2026. Produk yang akan dipasarkan berupa kendaraan berperforma tinggi seperti Hayabusa dan GSX-S1000GX, menunjukkan komitmen perusahaan untuk memperluas lini produk di pasar yang dinilai menjanjikan. Langkah ini sejalan dengan strategi Suzuki untuk memperkuat kehadiran di wilayah Asia, Amerika Latin, dan Oceania melalui pengenalan produk yang menawarkan efisiensi dan pengalaman berkendara menyenangkan.
Masafumi Harano, Managing Officer and Executive General Manager untuk bidang otomotif di Asia, Amerika Latin, dan Oceania, menyatakan bahwa peluncuran model mini ini merupakan bagian dari ekspansi bisnis jangka panjang. Ia menekankan bahwa pasar Brunei menawarkan peluang signifikan, terutama dengan kombinasi antara kendaraan ringan yang efisien dan sepeda motor kelas premium yang mampu menarik minat konsumen baru.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau yang menutupi kaca mobil berpotensi menyebabkan baret jika wiper digunakan secara salah, sebagaimana dijelaskan pakar otomotif ITB.
8 September 2026

Agustus 2026 Catat Rekor Penjualan Mobil Baru
Penjualan mobil baru di Indonesia mencapai rekor tertinggi sepanjang 2026, didorong lonjakan penjualan ritel dan momentum GIIAS yang sukses menarik minat konsumen.
8 September 2026

Penjualan Mobil Agustus 2026 Tembus Rekor 83 Ribu Unit
Penjualan mobil ritel di Agustus 2026 mencatat rekor tertinggi sepanjang tahun, melampaui angka 80 ribu unit, didorong oleh momentum GIIAS 2026 dan pertumbuhan tahunan signifikan.
8 September 2026

Pemerintah Siap Bangun Pabrik Motor Listrik Nasional
Pemerintah RI menegaskan komitmen membangun pabrik motor listrik sendiri melalui program MOLINAS demi percepatan industri hijau dan kemandirian teknologi nasional.
8 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA


