Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Suzuki Siap Luncurkan e Sky, Kei Car Listrik Pertama dengan Jarak Tempuh 310 km

Suzuki mempersiapkan peluncuran e Sky, mobil listrik kei car pertamanya, dengan jarak tempuh hingga 310 kilometer, ditargetkan tampil di musim gugur tahun ini.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 20.38 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Suzuki Siap Luncurkan e Sky, Kei Car Listrik Pertama dengan Jarak Tempuh 310 km
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Suzuki mengumumkan rencana peluncuran e Sky, mobil listrik berjenis kei car pertama yang akan dipasarkan secara komersial, pada periode September hingga November tahun ini. Mobil ini merupakan versi produksi dari konsep Vision e-Sky yang sebelumnya dipamerkan di Japan Mobility Show 2025, dengan jarak tempuh yang diklaim mencapai 310 kilometer—salah satu tertinggi di kelasnya. Meski belum ada rincian teknis lengkap, termasuk harga, perusahaan menegaskan bahwa posisi harga akan bersaing untuk menarik konsumen dari kendaraan bermesin bensin.

Desain e Sky mengikuti garis besar konsepnya, dengan bodi kotak yang menonjolkan siluet modern dan fungsional. Lampu depan dan belakang menggunakan teknologi LED, dengan lampu DRL di bagian depan membentuk siluet huruf C, desain yang juga dipertahankan di bagian belakang. Grill depan dilengkapi kamera, sementara bagian belakang menyematkan wiper, kamera, dan spoiler belakang. Meski dimensi belum dirilis secara resmi, diketahui Vision e-Sky memiliki panjang 3,395 meter, lebar 1,475 meter, dan tinggi 1,625 meter—lebih tinggi namun lebih ramping dibanding S-Presso.

Di dalam kabin, e Sky dibekali dua layar digital: satu di tengah dasbor dan satu di depan pengemudi, menunjang pengalaman digital. Fitur tambahan meliputi kontrol iklim otomatis dan kemampuan V2L (vehicle-to-load) untuk menyuplai listrik ke perangkat eksternal. Setir dilengkapi tombol kontrol, sementara tuas pengganti mode berkendara ditempatkan di dasbor. Suzuki mengklaim bahwa teknologi elektrifikasi yang digunakan mengadopsi dasar dari platform yang dikembangkan bersama Toyota, namun dimodifikasi secara khusus untuk identitas desain dan performa Suzuki.

Kepala insinyur e Sky, Tomoyuki Tsubata, menekankan bahwa pengembangan mobil ini berfokus pada efisiensi hingga tingkat terkecil, dengan setiap komponen dirancang hingga tingkat gram dan milimeter. Ia menyatakan bahwa e-axle yang digunakan merupakan hasil desain internal Suzuki, yang bertujuan meningkatkan efisiensi energi. Dengan konsumsi energi sekitar 1 kW untuk setiap 12 kilometer, e Sky diklaim mampu menempuh jarak 30 persen lebih jauh daripada Nissan Sakura EV atau BYD Racco menggunakan energi yang sama, meski jarak tempuhnya sedikit lebih rendah dari Racco yang mencapai 320 km.

Suzuki juga menyoroti pertimbangan ekspor dalam desain e Sky, dengan memilih tinggi bodi yang lebih rendah dibanding kei car lainnya agar lebih sesuai dengan preferensi pasar global. Menurut eksekutif perusahaan, mobil dengan siluet tinggi cenderung kurang diminati di luar Jepang. Dengan kehadiran e Sky, Suzuki akan memperluas eksistensi di segmen kei car listrik, yang sebelumnya didominasi oleh merek seperti Nissan, Honda, Mitsubishi, serta BYD yang telah lebih dulu masuk pasar Jepang.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya