Senin, 26 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Target Lifting Minyak 2027 Disepakati di 612.500 Barel Per Hari

Pemerintah dan DPR menyetujui target produksi minyak siap jual pada 2027 sebesar 612.500 barel per hari, meningkat dari target 2026.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 10.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
Target Lifting Minyak 2027 Disepakati di 612.500 Barel Per Hari📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah dan DPR RI resmi menetapkan target produksi minyak mentah siap jual atau lifting minyak pada tahun 2027 sebesar 612.500 barel per hari. Keputusan ini diambil setelah melalui pembahasan intensif antara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral dengan Komisi XII DPR, yang mengakomodasi asumsi awal pemerintah dalam kisaran 605.000 hingga 620.000 barel per hari. Angka final ini menjadi peningkatan tipis dibanding target APBN 2026 yang ditetapkan sebesar 610.000 barel per hari.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral menyatakan bahwa pencapaian target tersebut didukung oleh rencana penambahan sumur produksi di berbagai wilayah strategis. Salah satu proyek kunci adalah pengembangan sumur baru oleh Petronas di wilayah Madura, serta penerapan teknologi EOR (Enhanced Oil Recovery) di beberapa blok produksi. Selain itu, potensi tambahan sumur di wilayah Sumatera juga turut menjadi bagian dari strategi peningkatan produksi nasional.

Namun, capaian produksi pada tahun 2026 belum mencapai target yang ditetapkan. Realisasi lifting minyak masih di bawah 610.000 barel per hari, dengan dua faktor utama penyebabnya. Pertama, penurunan produksi di Blok Cepu yang dikelola ExxonMobil, dari sebelumnya sekitar 185.000 barel per hari menjadi 140.000 barel per hari. Kedua, gangguan kelistrikan di Blok Rokan yang dioperasikan PT Pertamina Hulu Rokan menyebabkan kehilangan produksi mencapai 4 hingga 5 juta barel.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri menekankan pentingnya stabilitas infrastruktur energi dan sistem distribusi untuk mendukung pencapaian target. Ia mengungkapkan harapan agar tidak terjadi kendala teknis seperti gangguan listrik atau kerusakan pipa yang dapat menghambat produksi. Dengan langkah-langkah strategis dan koordinasi lintas sektor, pemerintah berharap produksi minyak nasional mampu tumbuh secara konsisten hingga mencapai target 2027.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya