Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Tarif Listrik Tetap di Triwulan III 2026, Pemerintah Jaga Daya Beli

Pemerintah resmi mempertahankan tarif listrik untuk periode Juli-September 2026 guna menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi nasional.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 8 September 2026, 11.31 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Tarif Listrik Tetap di Triwulan III 2026, Pemerintah Jaga Daya Beli
Foto: CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengumumkan bahwa tarif listrik PLN untuk Triwulan III tahun 2026 tidak mengalami kenaikan. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari upaya menjaga daya beli rumah tangga dan mendukung kestabilan ekonomi di tengah fluktuasi kondisi global. Pemutusan kenaikan tarif berlaku untuk seluruh golongan pelanggan, baik non subsidi maupun bersubsidi.

Penetapan tarif tetap didasarkan pada realisasi empat indikator ekonomi makro periode Februari hingga April 2026, yaitu nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sebesar Rp16.959,32, harga minyak mentah Indonesia (ICP) di level US$96,12 per barel, inflasi sebesar 0,21 persen, serta harga batu bara acuan (HBA) sebesar US$70 per ton sesuai kebijakan DMO. Meskipun secara formula terdapat potensi penyesuaian, pemerintah memilih menahan kenaikan untuk menjaga kestabilan sosial dan ekonomi.

Kebijakan ini mencakup 24 golongan pelanggan bersubsidi, termasuk rumah tangga miskin, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pelanggan sosial. Selain itu, 13 golongan pelanggan non subsidi juga tetap diberlakukan tarif yang sama seperti periode sebelumnya. Tarif berlaku mulai Juli hingga September 2026, dengan rincian mulai dari Rp997 per kWh untuk pelanggan tegangan tinggi hingga Rp1.700 per kWh untuk pelanggan penerangan jalan umum dan rumah tangga berdaya tinggi.

Menteri ESDM menegaskan bahwa kebijakan tarif tetap merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menyediakan listrik yang andal, terjangkau, dan berkeadilan. Dengan tetap menjaga stabilitas harga energi, pemerintah berharap dapat mendorong pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan, sekaligus memastikan akses listrik yang merata dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya