Ternus Resmi Jabat CEO Apple dengan Paket Remunerasi Rp890 Miliar/Tahun
John Ternus secara resmi menggantikan Tim Cook sebagai CEO Apple dengan paket kompensasi tahunan senilai US$58 juta, termasuk gaji pokok, bonus saham berbasis kinerja, dan pencairan bertahap.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 10.33 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 8x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - John Ternus secara resmi menjabat sebagai CEO Apple mulai Selasa (1/9), menggantikan Tim Cook yang telah memimpin perusahaan selama 15 tahun. Dalam dokumen SEC terbaru, dikungkapkan bahwa Ternus akan menerima kompensasi tahunan sebesar US$58 juta, setara Rp890 miliar, yang terdiri dari gaji pokok tahunan US$3 juta dan paket insentif saham yang kompleks. Sebagian besar paket tersebut terdiri dari bonus saham terbatas (RSU) yang diberikan secara bertahap.
Pada tahun fiskal 2026, Ternus akan menerima bonus saham satu kali senilai US$2,5 juta, yang dihitung berdasarkan masa bakti. Sementara itu, pada tahun fiskal 2027, ia berhak mendapatkan bonus tahunan sebesar US$55 juta. Dari jumlah ini, 75 persen akan diberikan dalam bentuk saham berbasis kinerja, dengan pencairan tergantung pada performa Apple dibandingkan perusahaan lain di indeks S&P 500. Sisanya, 25 persen, akan dibagikan secara berkala setiap enam bulan selama empat tahun.
Sementara itu, Tim Cook yang kini menjabat sebagai ketua eksekutif akan menerima gaji tahunan US$2 juta dan bonus saham tahunan dengan target US$45 juta pada tahun fiskal 2027. Setengah dari bonus ini bersifat berbasis kinerja, sisanya berbasis waktu. Jika Cook pensiun setelah satu tahun sejak pemberian bonus, seluruh nilai akan tetap cair sesuai jadwal. Perpindahan jabatan ini menandai akhir dari era Cook yang dikenal dengan peluncuran produk inovatif seperti Apple Watch, AirPods, dan Vision Pro, serta ekspansi layanan seperti Apple TV.
Ternus mengambil alih perusahaan pada masa krusial, ketika Apple menghadapi tekanan kompetitif di sektor kecerdasan buatan dan perlu memperkuat posisinya di industri hiburan digital. Dengan latar belakang sebagai Senior VP of Hardware Engineering, Ternus diperkirakan memiliki pengalaman teknis mendalam yang akan mendukung transformasi strategis perusahaan. Meski tidak diungkapkan secara rinci, pendapatan sebelumnya di posisi eksekutif senior diperkirakan mencapai sekitar US$25 juta per tahun, termasuk saham dan insentif.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Teknologi REEV Dorong Hemat BBM 65 Km Per Liter
Menteri Perindustrian soroti potensi kendaraan Range Extended Electric Vehicle yang mampu menempuh 65 km per liter BBM dan menjangkau 1.600 km dengan pengisian penuh.
24 Oktober 2026

Pendidikan AI untuk Kedaulatan Ekonomi di Era Digital
Integrasi pembelajaran kecerdasan buatan di perguruan tinggi menjadi kunci membangun sumber daya manusia unggul dan produktif dalam ekonomi global.
24 Oktober 2026

DTIIF 2026 Dorong Investasi Global di Sektor Teknologi Indonesia
Forum investasi teknologi global DTIIF 2026 akan digelar di Jakarta, menawarkan peluang kolaborasi di enam sektor strategis dengan fokus pada ekosistem berbasis sumber daya dan inovasi.
24 Oktober 2026

Teknologi Baru Percepat Pemulihan Terumbu Karang yang Memutih
Penelitian terbaru menemukan metode alami mempercepat pemulihan terumbu karang yang memutih melalui kontak fisik dengan individu sehat dari klon yang sama.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

