The Early Spring Ukir Rekor Global di Netflix
Drama China The Early Spring meraih posisi kedua di chart Top 10 Global Non-English TV Netflix, menjadi yang teratas dalam sejarah untuk genre urban romance.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 19 September 2026, 14.42 WITA·👁 3 orang membaca· 3 hari ini · 6x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - The Early Spring sukses menembus pasar global dengan mencatatkan rekor baru sebagai drama China dengan peringkat tertinggi sepanjang masa di tangga Netflix Top 10 Global Non-English TV. Serial yang diproduksi oleh Youku ini langsung menempati posisi kedua dalam minggu pertama penayangan setelah dirilis serentak pada 26 Agustus 2026, menunjukkan daya tarik yang luas di berbagai benua. Dalam lima hari pertama, drama yang dibintangi Jing Boran dan Sun Qian ini telah dikonsumsi oleh 2,4 juta penonton dengan total durasi tayangan mencapai 21,5 juta jam, menjadi satu-satunya drama China yang masuk jajaran Top 10 global pada periode tersebut.
Dibangun berdasarkan novel web populer, cerita ini menggambarkan dinamika kompleks dalam dunia kerja di industri periklanan kota modern, di mana seorang profesional muda berjuang menghadapi persaingan ketat sambil menjalani hubungan asmara yang rumit dengan atasan yang tegas dan menuntut. Latar tempat yang khas—kawasan CBD, ruang kantor strategis, dan tekanan karier—dilukiskan secara realistis, memungkinkan penonton dari berbagai latar belakang budaya merasakan keterhubungan emosional. Pencapaian ini dianggap sebagai tonggak penting dalam transformasi ekspor konten audio visual dari Tiongkok ke pasar internasional.
Dalam sejumlah tahun terakhir, dominasi pasar global serial Tiongkok didominasi oleh genre historis, kolosal, atau wuxia, seperti serial Pursuit of Jade yang sempat menjadi tren pencarian terbesar di Google dunia. Namun, The Early Spring menunjukkan pergeseran signifikan: tema-tema kontemporer yang menggambarkan kehidupan perkotaan, tekanan profesional, dan pencarian identitas perempuan modern mampu menarik minat penonton global, mulai dari Asia Tenggara hingga Amerika Latin. Hal ini menunjukkan bahwa cerita yang berakar pada realitas sosial modern dapat menjadi jembatan budaya tanpa harus mengorbankan kualitas naratif.
Menurut peneliti komunikasi internasional NRTA, Zhu Xinmei, elemen-elemen seperti latar dunia kerja, dinamika kantor, dan konflik emosional yang universal berhasil mengurangi hambatan budaya bagi penonton lintas negara. Sementara itu, Zhang Peng dari Nanjing Normal University menekankan bahwa perubahan mendasar terjadi pada pendekatan ekspor konten—kini bukan lagi hanya menampilkan budaya klasik, tetapi juga realitas kehidupan modern yang relevan bagi banyak orang. Melalui drama ini, penonton mancanegara tidak hanya menikmati alur romansa, tetapi juga memperoleh gambaran autentik tentang bagaimana masyarakat Tiongkok kini menjalani pekerjaan, menghadapi kegagalan, dan membangun kembali diri.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Serangan Bom di Kompleks Kepolisian Kohat Tewaskan 27 Orang
Serangan bom bunuh diri di masjid dalam kompleks kepolisian Kohat menewaskan 27 orang, termasuk anggota polisi dan warga sipil, dengan 57 lainnya terluka akibat ledakan dan baku tembak.
19 September 2026

Pengadilan Thailand Minta Darurat Bencana untuk Atasi Ikan Nila Invasif
Pengadilan Tata Usaha Negara Thailand memerintahkan penanganan darurat terhadap ikan nila dagu hitam yang merusak ekosistem dan mata pencaharian di Samut Songkhram.
19 September 2026

Prabowo Targetkan Penutupan 750 BUMN untuk Hemat Rp100 Triliun
Presiden Prabowo Subianto menetapkan penutupan 750 BUMN hingga 2026 sebagai langkah efisiensi, dengan pencapaian awal penutupan 328 perusahaan yang telah menghemat Rp50 triliun.
19 September 2026

Tanoto Foundation Perkuat Riset Kesehatan Asia Melalui Pendekatan Terintegrasi
Yayasan ini memperluas dukungan riset medis di Asia dengan fokus pada kesehatan ibu-anak, diabetes, kanker, dan gangguan degeneratif, berbasis pada kolaborasi lintas negara dan inovasi berbasis bukti.
19 September 2026
Berita Lainnya

Makassar Raih Dua Apresiasi Regional untuk Program Hunian dan Pendidikan
Sabtu, 19 September 2026, 17.31 WITA

Sekdis Perhubungan Sukabumi Ditangkap Usai Cabuli Siswi PKL
Sabtu, 19 September 2026, 17.30 WITA

Selebgram Jule Ditangkap Terkait Penyalahgunaan Vape Etomidate
Sabtu, 19 September 2026, 17.30 WITA

KPK Ungkap 8 Titik Rawan Korupsi Pertanahan Sebelum OTT di BPN
Sabtu, 19 September 2026, 17.30 WITA

Tiga Korban KM Virgo Teridentifikasi, Keluarga Diberi Tahu
Sabtu, 19 September 2026, 17.30 WITA

KRI Sriwijaya Siap Berganti Nama 24 September
Sabtu, 19 September 2026, 17.30 WITA

Prabowo Sebut Dua Tahun Kepemimpinan Momentum Tepat untuk Evaluasi Kabinet
Sabtu, 19 September 2026, 15.50 WITA

Prabowo Soroti Akademisi yang Bela Keuntungan Asing
Sabtu, 19 September 2026, 15.50 WITA

