Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Tiga Platform AI Utama Down Secara Bersamaan

ChatGPT, Claude, dan Grok mengalami gangguan layanan serentak, diduga akibat masalah infrastruktur cloud yang melibatkan Microsoft Azure dan ketergantungan pada chip Nvidia.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 11.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Tiga Platform AI Utama Down Secara Bersamaan
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Sejumlah layanan kecerdasan buatan terkemuka, termasuk ChatGPT, Claude, dan Grok, mengalami gangguan akses secara bersamaan dalam periode singkat. Berdasarkan data dari platform pelaporan masalah seperti DownDetector, pengguna melaporkan ketidakmampuan mengakses ketiga platform tersebut dalam jangka waktu yang hampir bersamaan. Gangguan ini menimbulkan kekhawatiran luas, terutama karena kejadian serupa jarang terjadi dalam skala sebesar ini. Layanan pendukung seperti Cursor juga dilaporkan terdampak, menunjukkan keterkaitan sistemik di antara platform AI yang bergantung pada infrastruktur serupa.

Pemeriksaan lebih lanjut mengarah pada kemungkinan penyebab teknis yang berasal dari layanan komputasi awan Microsoft Azure, yang diketahui menjadi fondasi utama operasional ketiga platform tersebut. Meski mereka juga memanfaatkan penyedia cloud lain, ketergantungan berat pada Azure membuat mereka rentan terhadap gangguan yang terjadi di infrastruktur tersebut. Sebaliknya, Google Gemini tidak mengalami dampak signifikan, meskipun sempat mengalami lonjakan laporan serupa. Hal ini diperkirakan karena Gemini menggunakan prosesor khusus buatan Google, yaitu Tensor Processing Units (TPUs), yang berbeda dari chip Nvidia yang digunakan oleh pesaingnya.

Pada pagi hari Jumat, sejumlah layanan mulai kembali beroperasi secara bertahap. OpenAI menyatakan bahwa perbaikan telah diterapkan dan sistem sedang dalam tahap pemulihan. Claude mengonfirmasi bahwa sebagian besar modelnya telah kembali normal, meskipun dua model utama, Opus 4.8 dan Opus 5, masih mengalami kendala. Sementara itu, Grok masih melaporkan adanya gangguan aktif di platform mereka, tanpa rincian lebih lanjut mengenai durasi pemulihan.

Di tengah spekulasi teknis, pendiri Cardano, Charles Hoskinson, menyampaikan teori yang menarik. Ia menyebut kemungkinan besar kejadian ini bukan akibat serangan hacker atau kesalahan sistem biasa, melainkan tindakan terkoordinasi oleh negara tertentu. Menurutnya, ketergantungan semua platform tersebut pada chip Nvidia menjadi titik lemah yang bisa dimanfaatkan. Ia menekankan bahwa Google berhasil menghindari dampak karena tidak bergantung pada chip Nvidia, melainkan menggunakan infrastruktur proses khusus buatan sendiri. Teori ini menggugah perdebatan mengenai keamanan dan ketergantungan infrastruktur global dalam ekosistem AI.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya