Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Tim Cook Serahterimakan Kepemimpinan ke John Ternus

Tim Cook melepas jabatan CEO Apple setelah 15 tahun memimpin, dengan penyerahan kepemimpinan kepada John Ternus pada 1 September, sambil tetap berperan sebagai Chairman Eksekutif.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 13.39 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Tim Cook Serahterimakan Kepemimpinan ke John Ternus
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Setelah memimpin Apple selama 15 tahun penuh, Tim Cook resmi menyerahkan tongkat kepemimpinan kepada John Ternus pada 1 September mendatang. Keputusan ini menandai akhir masa kepemimpinan yang membawa perusahaan dari nilai pasar puluhan miliar menjadi raksasa teknologi bernilai triliunan dolar. Meski tak lagi menjabat sebagai CEO, Cook akan tetap menjadi Executive Chairman, dengan fokus pada hubungan strategis dengan pemerintah dan lembaga global.

Pesta perpisahan digelar pada 23 Agustus, satu hari sebelum hari ulang tahun ke-15 Cook sebagai pemimpin Apple. Acara yang dihadiri sekitar 200 orang ini dimeriahkan oleh penampilan band OneRepublic dan diisi berbagai sambutan dari tokoh-tokoh kunci, termasuk Laurene Powell Jobs, mantan COO Jeff Williams, dan pemimpin layanan Apple Eddy Cue. Mereka menyampaikan apresiasi atas kontribusi Cook dalam mengembangkan ekosistem perangkat lunak dan keras, serta menjaga stabilitas rantai pasok global.

John Ternus, yang telah bergabung dengan Apple sejak 2001 dan menjabat sebagai wakil presiden senior bidang rekayasa perangkat keras sejak 2021, akan mengambil alih kepemimpinan dalam kondisi perusahaan yang stabil secara operasional. Salah satu tantangan awalnya adalah peluncuran produk baru pada bulan September, yang menjadi ujian pertama dalam era kepemimpinannya. Kebijakan strategis tetap dipertahankan, termasuk mempertahankan asisten eksekutif Cook sebagai bagian dari keberlanjutan operasional.

Keputusan ini menunjukkan komitmen Apple terhadap kesinambungan kepemimpinan. Pemertahanan asisten eksekutif menjadi indikator bahwa stabilitas dan memori institusional menjadi prioritas utama dalam transisi. Dalam wawancara sebelumnya, Cook menyebut bahwa kenaikan harga produk pada bulan Juni telah dipicu oleh keterbatasan pasokan komponen, terutama chip memori—masalah yang tetap menjadi tantangan bagi manajemen baru.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya