Timnas U-20 Imbang 0-0 dengan Malaysia di Kualifikasi Piala Asia
Timnas Indonesia U-20 gagal mencetak gol meski mendominasi permainan saat bermain imbang tanpa gol kontra Malaysia dalam laga perdana Kualifikasi Piala Asia U-20 2027.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 21.09 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Timnas Indonesia U-20 kembali menunjukkan dominasi atas Malaysia dalam laga pertama Grup H Kualifikasi Piala Asia U-20 2027, yang berlangsung di Stadion Nasional Laos. Meski menguasai permainan sejak menit awal, Garuda Muda gagal memanfaatkan sejumlah peluang emas, sehingga harus puas berbagi angka dengan skor imbang 0-0. Babak pertama berakhir tanpa gol, dengan kedua tim bermain terbuka namun minim efektivitas di depan gawang.
Di babak kedua, Indonesia terus menerbangkan serangan bertubi-tubi. Pada menit ke-65, Welber Jardim melepaskan tembakan dari luar kotak penalti yang masih melenceng di sisi kanan gawang lawan. Serangan beruntun berlanjut, termasuk aksi pemain belakang Muhammad Ibrah yang melepaskan tendangan bebas dari dalam kotak penalti, namun bola melambung di atas mistar. Meski mendominasi, finishing yang kurang tajam menjadi kendala utama.
Pada menit ke-74, peluang terbaik datang saat Irpan Abadi mendapatkan ruang di dalam kotak penalti dengan keunggulan jumlah pemain. Namun, keputusannya untuk mengontrol bola terlalu lama menghilangkan momentum serangan. Beberapa menit kemudian, Rafi Rasyiq menerima umpan terobosan dari Isfandyar, namun tendangan satu lawan satu dengan kiper Faez Iqhwan berhasil diblok. Peluang emas lain muncul pada menit ke-79, saat kiper Malaysia melakukan blunder dengan menendang backpass ke arah gawang kosong. Irpan Abadi menyundul bola, namun bola hanya melambung tipis di atas mistar.
Tendangan berikutnya dari kaki kanan Irpan Abadi juga melebar, menutup rapat peluang Indonesia mencetak gol. Sementara itu, Malaysia sejauh ini hanya mampu mengancam lewat serangan balik yang minim efektivitas. Pertandingan berakhir tanpa gol, dengan Timnas U-20 kembali kehilangan kesempatan emas untuk meraih kemenangan perdana di kualifikasi.
Kekalahan dari sisi poin tidak terjadi, tetapi kegagalan memanfaatkan peluang di babak kedua menjadi catatan kritis yang perlu diperbaiki. Pelatih Nova Arianto dan tim akan fokus mengevaluasi kualitas finishing dan pengambilan keputusan dalam situasi krusial menjelang pertandingan berikutnya.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

PNM Perkuat Sinergi Karyawan Lewat Grand Final PORSENI 2026
Grand Final PORSENI 2026 di BRILiaN Stadium menghadirkan ribuan karyawan PNM dari seluruh Indonesia dalam ajang olahraga dan seni yang memperkuat semangat kebersamaan dan karakter kerja kolektif.
2 September 2026

Ndiaye Resmi Gabung Manchester City, Tekad Tuntaskan Impian Karier
Gelandang Senegal Iliman Ndiaye secara resmi menyatu dengan Manchester City setelah transfer terakhir bursa musim panas, menegaskan tekad memanfaatkan kesempatan emas di klub terbaik dunia.
2 September 2026

Moto Prix Piala Wali Kota Sukses Gagas Balap Berkualitas dan Dukung Sosial
Kejuaraan balap motor di Pekanbaru berlangsung meriah dengan total donasi Rp120 juta untuk korban bencana NTT dan dukungan ekonomi bagi UMKM lokal.
2 September 2026

Messi dan Yamal: Dari Mandi Bareng ke Final Dunia
Foto lama Messi memandikan bayi Yamal kembali viral menjelang final Piala Dunia 2026, menggambarkan simbol pergantian generasi sepak bola dunia.
31 Agustus 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA


