Tol Trans Sumatra Target Terhubung Penuh 2028
Pemerintah menargetkan jaringan tol trans-Sumatra terhubung dari Lampung hingga Aceh pada 2028, dengan fokus penyelesaian ruas Betung-Tempino-Jambi sebagai langkah awal.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 19.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pemerintah mempercepat progres pembangunan jaringan Tol Trans Sumatra dengan menetapkan target akhir tahun 2028 untuk menyambungkan seluruh koridor dari Lampung hingga Aceh. Menteri Pekerjaan Umum menegaskan bahwa langkah strategis saat ini adalah menyelesaikan ruas Betung-Tempino-Jambi, yang menjadi penghubung antara Sumatera Selatan dan Jambi. Penyelesaian ruas ini menjadi fondasi penting sebelum melanjutkan pengembangan ke provinsi lain di koridor utama.
Proyek ini tengah dalam tahap finalisasi desain, dengan harapan pelaksanaan fisik bisa dimulai pada awal 2027. Kementerian PU menilai progres infrastruktur tol akan mempercepat konektivitas ekonomi dan logistik di kawasan Sumatra. Meski target 2028 disebut sebagai batas waktu paling lambat, pemerintah tetap terbuka terhadap kemungkinan percepatan, terutama jika kondisi trafik dan pengembangan pelabuhan mendukung.
Beberapa ruas masih dalam tahap perencanaan atau konstruksi, termasuk tol di wilayah Sumatera Utara seperti Medan-Binjai, Kisaran-Tebing Tinggi, serta Binjai-Langsa. Di Riau, ruas Pekanbaru-Kandis-Dumai dan Rengat-Pekanbaru masih menjadi prioritas. Di Aceh, tol Sigli-Banda Aceh dan sejumlah ruas di Sumatera Barat seperti Bukittinggi-Padang Panjang juga menjadi bagian dari rencana penyelesaian menyeluruh.
Sejumlah ruas sudah beroperasi secara penuh, seperti Bakauheni-Terbanggi Besar (140 km), Palembang-Indralaya (22 km), serta Pekanbaru-Dumai (132 km). Beberapa segmen lain seperti Indralaya-Prabumulih, Betung-Jambi (Seksi 3), dan Sigli-Banda Aceh (Seksi 2-6) juga telah berfungsi. Dengan kesiapan infrastruktur yang terus berkembang, pemerintah optimistis jaringan tol trans-Sumatra akan menjadi kunci pemerataan pembangunan dan efisiensi mobilitas nasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Thailand Perpendek Masa Bebas Visa Jadi 30 Hari Mulai 2026
Thailand resmi memangkas masa tinggal bebas visa bagi turis asing dari 60 menjadi 30 hari, berlaku mulai 15 September 2026, termasuk bagi WNI yang tetap bisa masuk tanpa visa hingga 30 hari.
9 September 2026

BUK Migas Siap Jadi Pemimpin Utama Sektor Hulu
RUU Migas baru menetapkan BUK Migas sebagai entitas khusus yang mengelola seluruh aktivitas hulu, dengan otoritas penuh dan mandat langsung dari Presiden.
9 September 2026

RUU Migas Dipercepat, BUK Jadi Fokus Utama
DPR resmi tetapkan RUU Migas sebagai inisiatif dan percepat penyelesaian hingga Oktober 2026, dengan fokus utama pada bentuk dan posisi Badan Usaha Khusus (BUK) migas.
9 September 2026

Stok Beras Melimpah, Tapi Beras Premium 5 Kg Langka di Ritel
Meski stok beras nasional tinggi, beras premium kemasan 5 kg sulit ditemukan di ritel modern karena ketidakselarasan harga eceran tertinggi dengan biaya produksi di hulu.
9 September 2026
Berita Lainnya

Masker Sekali Pakai Tak Boleh Dicuci, Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 15.47 WITA

Larangan Bungkus Makanan Sarapan di Hotel, Ini Alasannya
Rabu, 9 September 2026, 15.44 WITA

Google Maps Bantu Lacak Lokasi Orang Terdekat Secara Real-Time
Rabu, 9 September 2026, 15.36 WITA

Enam Gunung Api Meletus Bersamaan, Pakar Sebut Bukan Tanda Keterkaitan
Rabu, 9 September 2026, 15.36 WITA

Demonstran Serang Anggota Parlemen, Proyek Resor Kushner Jadi Sorotan
Rabu, 9 September 2026, 15.36 WITA

Indonesia Belum Siap Jadi Negara Maju Menurut Analisis Terbaru
Rabu, 9 September 2026, 15.36 WITA

Bank Sentral Global Perkuat Cadangan Emas di Tengah Ketegangan Geopolitik
Rabu, 9 September 2026, 15.35 WITA

Kapal Filipina Ditangkap di Sulawesi, 25 Rumpon Ilegal Dibongkar
Rabu, 9 September 2026, 15.35 WITA


