Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Tottenham Gagal Menang di Dua Laga Awal Musim

Meski melakukan belanja besar-besaran di bursa transfer, Tottenham Hotspur belum mampu meraih kemenangan dalam dua laga awal Liga Inggris, dengan kebobolan lima gol tanpa balas.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 21.13 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Tottenham Gagal Menang di Dua Laga Awal Musim
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Tottenham Hotspur kembali menghadapi tekanan serius di awal musim Liga Inggris, setelah gagal meraih poin dalam dua pertandingan pertama. Tim asuhan Roberto De Zerbi menelan kekalahan beruntun dari Brentford dengan skor 0-3, lalu kalah 0-2 dari Newcastle di kandang sendiri. Hasil ini menempatkan Spurs di dasar klasemen, memperparah kekhawatiran menyusul perjuangan mereka menyelamatkan diri dari degradasi musim sebelumnya.

Di tengah kondisi tersebut, manajemen Tottenham memilih langkah radikal dengan melakukan perombakan besar-besaran di lini skuad. Total nilai transfer mencapai 322 juta poundsterling, termasuk pembelian Sandro Tonali, Mateus Fernandes, Savio, dan Jan Paul van Hecke, yang menjadi bagian dari rencana De Zerbi membangun tim baru. Keempat pemain tersebut masuk dalam daftar pemain termahal di Liga Inggris musim ini, menunjukkan komitmen finansial tinggi untuk memperkuat tim.

Selain itu, Tottenham juga memperkuat skuad melalui transfer pinjaman Omar Marmoush serta menggaet pemain bebas transfer seperti Martin Dubravka, Andy Robertson, dan Marcos Senesi. Upaya pembangunan ulang tim ini menunjukkan ambisi tinggi, namun belum mampu berdampak positif dalam pertandingan sejauh ini. Kegagalan mencetak gol dan kebobolan lima gol dalam dua laga menjadi indikator utama ketidakcocokan taktik dan integrasi pemain baru.

De Zerbi kini dihadapkan pada tantangan besar untuk segera menyatukan berbagai elemen baru tersebut menjadi tim yang kompak dan efektif. Dengan waktu terus berjalan, tidak ada ruang bagi kesalahan. Kemenangan pertama menjadi kunci agar moral pemain dan kepercayaan publik bisa dipulihkan, sekaligus membuka peluang untuk keluar dari zona degradasi di awal musim.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya