Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

TPID Kendari Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi di Jakarta

TPID Kendari mengikuti rapat koordinasi nasional pengendalian inflasi bersama Mendagri, fokus pada stabilitas pangan dan pengendalian harga komoditas utama.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 7 September 2026, 19.20 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
TPID Kendari Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi di Jakarta
Foto: Foto: Bahdin

Kendari, ıNarasikita - Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Kendari turut serta dalam rapat koordinasi nasional pengendalian inflasi yang diselenggarakan secara daring oleh pemerintah pusat. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Menteri Dalam Negeri, dengan fokus utama pada strategi penjagaan stabilitas harga pangan di tingkat daerah. TPID Kendari mengikuti rapat sebagai bagian dari komitmen daerah dalam menjaga keseimbangan ekonomi lokal dan mencegah lonjakan harga yang berdampak pada daya beli masyarakat.

Dalam forum tersebut, TPID Kendari menyampaikan kondisi terkini harga bahan pokok di wilayah setempat, termasuk komoditas seperti beras, minyak goreng, daging sapi, dan telur. Data menunjukkan bahwa sejumlah komoditas mengalami fluktuasi harga, meski masih berada dalam batas aman. Upaya antisipatif seperti operasi pasar dan pemantauan harga harian di pasar tradisional telah dilakukan secara rutin untuk menjaga ketersediaan dan harga yang terjangkau.

Kegiatan ini juga menjadi forum untuk menyelaraskan langkah antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi ancaman inflasi struktural. Koordinasi dengan dinas terkait seperti Dinas Pertanian, Perdagangan, dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) menjadi kunci untuk memastikan rantai pasok tetap stabil. TPID Kendari menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam merespons dinamika pasar, terutama di tengah kondisi musim kemarau yang berpotensi memengaruhi produksi pertanian.

Tujuan utama dari rapat koordinasi ini adalah memastikan bahwa kebijakan pengendalian inflasi tidak hanya dilaksanakan secara terpisah, tetapi berbasis data dan kolaborasi. Dengan melibatkan semua pemangku kepentingan, TPID Kendari berharap dapat menjaga keseimbangan harga pangan dan memitigasi risiko inflasi yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya