TPID Kendari Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi di Jakarta
TPID Kendari mengikuti rapat koordinasi nasional pengendalian inflasi bersama Mendagri, fokus pada stabilitas pangan dan pengendalian harga komoditas utama.
Redaksi iNarasikita·Senin, 7 September 2026, 19.20 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 12x dibuka
📷 BahdinKendari, ıNarasikita - Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Kendari turut serta dalam rapat koordinasi nasional pengendalian inflasi yang diselenggarakan secara daring oleh pemerintah pusat. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Menteri Dalam Negeri, dengan fokus utama pada strategi penjagaan stabilitas harga pangan di tingkat daerah. TPID Kendari mengikuti rapat sebagai bagian dari komitmen daerah dalam menjaga keseimbangan ekonomi lokal dan mencegah lonjakan harga yang berdampak pada daya beli masyarakat.
Dalam forum tersebut, TPID Kendari menyampaikan kondisi terkini harga bahan pokok di wilayah setempat, termasuk komoditas seperti beras, minyak goreng, daging sapi, dan telur. Data menunjukkan bahwa sejumlah komoditas mengalami fluktuasi harga, meski masih berada dalam batas aman. Upaya antisipatif seperti operasi pasar dan pemantauan harga harian di pasar tradisional telah dilakukan secara rutin untuk menjaga ketersediaan dan harga yang terjangkau.
Kegiatan ini juga menjadi forum untuk menyelaraskan langkah antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi ancaman inflasi struktural. Koordinasi dengan dinas terkait seperti Dinas Pertanian, Perdagangan, dan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) menjadi kunci untuk memastikan rantai pasok tetap stabil. TPID Kendari menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam merespons dinamika pasar, terutama di tengah kondisi musim kemarau yang berpotensi memengaruhi produksi pertanian.
Tujuan utama dari rapat koordinasi ini adalah memastikan bahwa kebijakan pengendalian inflasi tidak hanya dilaksanakan secara terpisah, tetapi berbasis data dan kolaborasi. Dengan melibatkan semua pemangku kepentingan, TPID Kendari berharap dapat menjaga keseimbangan harga pangan dan memitigasi risiko inflasi yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

OJK Dorong Digitalisasi Pembiayaan UMKM dan Pertanian Sultra
OJK mempercepat transformasi digital pembiayaan sektor UMKM dan pertanian di Sultra untuk tingkatkan kontribusi ekonomi daerah terhadap nasional.
25 Oktober 2026

Aliansi Masyarakat Amberi Desak RDP Terbuka Soal PLTD Lambuya
Masyarakat Ring 1 Desa Amberi menolak kehadiran PLTD Lambuya dan mendesak DPRD Konawe gelar RDP terbuka untuk klarifikasi perizinan, dampak lingkungan, serta penggunaan dana CSR.
25 Oktober 2026

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Gelaran Bulan Inklusi Keuangan 2026 di Kendari berhasil tingkatkan inklusi keuangan Sultra menjadi 85,52 persen dari 83 persen tahun sebelumnya.
24 Oktober 2026

Ibu 55 Tahun Ajak Anak Cari Kerja di Job Fair Jakarta
Seorang ibu dari Sulawesi Tenggara berusia 55 tahun mendampingi dua anaknya yang lulusan sarjana mencari pekerjaan melalui job fair di Jakarta, mengungkap kesulitan pasar kerja modern yang ketat meski kualifikasi tinggi.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

MHTG Tuntaskan Topping Off, Siapkan Pusat Kanker Terpadu
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.49 WITA

Diskon Hingga Jutaan Rupiah untuk Mesin Cuci dan Kulkas di Transmart
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.49 WITA

Gandrung Sewu 2026 Tampilkan Tradisi Bercahaya di Malam Hari
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.43 WITA

Moto3 Australia 2026 Batal, Veda Ega Kecewa, Danish Dapat Keuntungan
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.32 WITA

Klasemen MotoGP 2026 Stabil Usai Australia Batal Digelar
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.32 WITA

Topan Champi Ancam Taiwan dan Jepang, Ratusan Penerbangan Dibatalkan
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.32 WITA

Demonstrasi Massal Prancis Tertahan, Ratusan Ribu Jatuhkan Kritik pada Kebijakan Pemerintah
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.31 WITA

Singapura Pertahankan Komitmen Kontrak Meski Ekspor Gas Dipangkas
Minggu, 25 Oktober 2026, 15.30 WITA

