Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Trump Ancam Hancurkan Iran Jika Balas Serangan

Presiden AS Donald Trump menegaskan tidak mempertimbangkan penggunaan senjata nuklir terhadap Iran, namun mengancam kehancuran total jika negara itu melanjutkan respons terhadap serangan militer AS.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 12.51 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Trump Ancam Hancurkan Iran Jika Balas Serangan
Foto: Sindonews

Kendari, ıNarasikita - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menanggapi pertanyaan soal kemungkinan penggunaan senjata nuklir terhadap Iran dengan reaksi tajam di Ruang Oval pada Senin (31/8/2026). Ia menyebut pertanyaan tersebut sebagai bentuk kebodohan, menegaskan bahwa tidak ada pertimbangan serius mengenai penggunaan senjata nuklir dalam konteks konflik dengan Iran. Namun, pernyataan tegas ini justru dibedakan dari komunikasi publiknya melalui platform Truth Social.

Dalam unggahan terbarunya, Trump tidak hanya membenarkan serangan militer terhadap Iran sebagai tindakan yang sah, tetapi juga mengancam akan menanggapi balas dendam dengan kekuatan yang jauh lebih besar dan tingkat kehancuran yang lebih ekstrem. Ia menegaskan bahwa jika Republik Islam Iran memilih untuk membalas, maka akan menghadapi respons yang tidak dapat diprediksi dan berskala besar.

Pernyataan tersebut menyiratkan ancaman pemusnahan total terhadap infrastruktur dan kemampuan negara Iran, dengan menekankan bahwa setelah konflik berakhir, hanya sisa-sisa kecil yang akan tersisa dari negara itu. Ancaman ini dipandang sebagai upaya strategis untuk menekan Iran agar tidak melanjutkan eskalasi militer.

Meski menyangkal pertimbangan nuklir, nada tegas dalam pernyataannya menggambarkan sikap AS yang kini lebih agresif dalam menanggapi ancaman dari Iran. Tujuan utamanya adalah menekan kebijakan Iran yang dianggap mengancam kepentingan strategis Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya