Trump dan Kim Jong Un Siap Bahas Denuklirisasi Lagi
AS dan Korea Utara menunjukkan sinyal pembukaan dialog, termasuk kemungkinan pertemuan antar pemimpin dalam waktu dekat, seiring upaya diplomasi yang kembali menguat.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 10.30 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 5x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kemungkinan pertemuan antara pemimpin Amerika Serikat dan Korea Utara kembali muncul setelah adanya indikasi dari intelijen Korea Selatan. Menurut anggota parlemen yang menerima laporan dari Badan Intelijen Nasional Seoul, pembicaraan tingkat tinggi antara kedua negara bisa berlangsung dalam waktu dekat, meskipun belum ada konfirmasi resmi mengenai kontak langsung.
Presiden AS Donald Trump sebelumnya menyatakan niatnya untuk kembali bertemu dengan Kim Jong Un pada akhir tahun ini. Langkah ini didukung oleh keputusan mengurangi skala latihan militer bersama AS dan Korea Selatan, yang mencerminkan sikap diplomatik yang lebih terbuka dibandingkan periode sebelumnya.
Pertemuan sebelumnya antara Trump dan Kim Jong Un terjadi tiga kali pada 2018 dan 2019, yang berfokus pada isu denuklirisasi Korea Utara, namun tidak menghasilkan kesepakatan konkret. Kini, peluang kembali membuka dialog muncul kembali, seiring perubahan kebijakan dan sikap dari kedua belah pihak.
Di sisi lain, intelijen Korea Selatan juga melaporkan bahwa Kim Jong Un sedang mempersiapkan putrinya, Ju Ae, untuk menjadi penerus kepemimpinan negara. Kehadiran sang putri dalam media resmi dinilai sebagai bagian dari proses pengangkatan sebagai calon pemimpin berikutnya. Sementara itu, klaim bahwa Korea Utara akan mengirim pasukan ke Ukraina ditegaskan sebagai tidak benar oleh Kim Yo Jong, saudara perempuan pemimpin Korea Utara.
Selain itu, NIS juga mengungkapkan telah mendapatkan dokumen rahasia dari Korea Utara, termasuk cetak biru rudal dan materi internal Partai Buruh Korea. Meski tidak dirinci lebih lanjut, temuan ini menambah wawasan tentang kapasitas militer dan struktur kekuasaan dalam rezim Pyongyang.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Tentara AS Didakwa Insider Trading Rp7,2 Miliar
Seorang tentara aktif AS didakwa menggunakan informasi rahasia militer untuk meraih keuntungan hingga Rp7,2 miliar dari pasar prediksi, terancam hukuman maksimal 20 tahun penjara.
25 Oktober 2026

Lutfi dan Dino Berbeda Sikap Soal Tekanan Singapura Terkait Pasar Saham dan Karhutla
Perbedaan pandangan muncul antara dua tokoh publik soal respons terhadap tekanan Singapura terkait klasifikasi pasar modal dan kebakaran hutan, dengan Lutfi menyoroti kepentingan ekonomi dan lingkungan, sementara Dino menekankan pentingnya diplomasi dan kerja sama regional.
25 Oktober 2026

Widodo AS Tutup Usia, Pemimpin TNI Pertama dari Angkatan Laut
Mantan Panglima TNI dan Menko Polhukam, Laksamana TNI (Purn) Widodo Adi Sutjipto, meninggal dunia pada Minggu (25/10), meninggalkan jejak sejarah sebagai tokoh militer pertama dari matra Angkatan Laut yang memimpin TNI secara nasional.
25 Oktober 2026

Demonstrasi Prancis Ricuh, Massa Protes Biaya Hidup
Aksi protes nasional di Paris dan Marseille memicu bentrokan dengan polisi akibat ketidakpuasan terhadap kenaikan harga bahan bakar dan biaya hidup yang tinggi.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Anggota BPK Fathan Subchi Wafat di Usia 56 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.59 WITA

Sopir Ojol Korban Tabrakan Mobil BYD Masih Dirawat di RS Fatmawati
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Santri Klaten Diharapkan Jadi Pilar Pembangunan Indonesia Emas
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Ribu Warga Albania Demo, Tuntut Mundurnya PM Akibat Krisis Hidup dan Korupsi
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Prabowo Tegaskan Ketahanan Ekonomi Indonesia Hadapi Tekanan MSCI
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

243 Orang dan 14 Perusahaan Jadi Tersangka Karhutla
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

UMKM Binaan Pertamina Dorong Pemberdayaan Sosial dan Pelestarian Budaya
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

Penangkapan Jaringan Narkoba di Mesuji Ungkap Ratusan Ekstasi dan Senjata Rakitan
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

