Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Trump Desak The Fed Turunkan Suku Bunga Atasi Defisit

Presiden AS Donald Trump menekankan perlunya penurunan suku bunga oleh The Fed untuk mengatasi defisit perdagangan, dengan ancaman hentikan kerja sama ekonomi jika tidak dilakukan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 5 September 2026, 15.42 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Trump Desak The Fed Turunkan Suku Bunga Atasi Defisit
Foto: ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Trump menyatakan secara tegas bahwa kebijakan moneter yang ketat telah menyebabkan kerugian besar bagi ekonomi nasional, menekankan bahwa penurunan suku bunga adalah langkah krusial untuk menstabilkan pertumbuhan. Ia menegaskan bahwa jika bank sentral tidak bertindak, ia akan menghentikan perdagangan dengan negara-negara yang dinilai menjadi penyebab defisit, menunjuk putusan Mahkamah Agung AS sebagai dasar hukum atas wewenang presiden dalam kebijakan tarif.

Dalam unggahan di platform Truth Social, Trump menyerukan agar dewan The Fed bertindak secara bijak dan memperhatikan kepentingan nasional, bukan hanya indikator inflasi. Ia menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak otomatis memicu inflasi, sebaliknya, kebijakan moneter yang terlalu ketat justru telah menghambat potensi pertumbuhan selama dua dekade terakhir.

Ia memproyeksikan bahwa dengan suku bunga yang lebih rendah, AS bisa mencapai pertumbuhan PDB hingga 15–20 persen per tahun, bukan hanya 2–4 persen seperti saat ini. Dalam pandangannya, hal ini akan mendorong penurunan utang nasional dan memperkuat posisi ekonomi global Amerika Serikat. Ia juga menekankan bahwa setiap kenaikan satu poin suku bunga berdampak langsung pada beban negara sebesar 650 miliar dolar AS tiap tahun.

Penunjukan Kevin Warsh sebagai ketua baru The Fed pada Mei 2024 disambut sebagai langkah strategis oleh Trump, meski menekankan bahwa independensi kebijakan tetap harus dijaga. Warsh, yang pernah menjabat anggota Dewan Gubernur The Fed pada usia muda, sebelumnya juga aktif dalam kebijakan ekonomi tingkat tinggi di pemerintahan AS. Trump menilai Warsh sebagai sosok yang mampu memimpin transformasi kebijakan moneter secara efektif.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya