Trump Sambut Rabi Hasidik Anti-Zionis di Gedung Putih
Presiden AS Donald Trump menggelar pertemuan dengan rabi Hasidik anti-Zionis di Gedung Putih, menyoroti penolakan terhadap representasi Israel atas komunitas Yahudi.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 5 September 2026, 07.47 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyambut delegasi rabi dari komunitas Yahudi Hasidik yang dikenal menolak ideologi Zionisme, dalam pertemuan di Gedung Putih, Washington DC, pada Kamis (3/9). Kedatangan mereka disertai surat terbuka yang mendesak penghentian operasi militer di Jalur Gaza, menekankan bahwa kebijakan Israel tidak mewakili seluruh umat Yahudi. Surat tersebut menegaskan bahwa perang di Gaza bukanlah perwakilan dari nilai-nilai agama atau tradisi Yahudi.
Salah satu tokoh utama dalam pertemuan ini adalah Rabi Agung Aaron Teitelbaum, yang sebelumnya pernah menyatakan secara tegas bahwa komunitas Yahudi tidak terlibat dalam agresi Israel terhadap Palestina. Ia menegaskan bahwa "Zionisme bukan bagian dari keimanan kami, dan pemerintah Israel tidak berhak menyebut dirinya sebagai wakil umat Yahudi." Pernyataan ini menjadi dasar dari kritik terhadap kebijakan Israel yang dianggap menyimpang dari ajaran agama.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut rabi-rabi dari berbagai aliran Hasidik, termasuk Zalman Leib Teitelbaum, Bobov, Vizhnitz, serta Kepala Yeshiva Lakewood, Malkiel Kotler. Di sisi lain, Jared Kushner, menantu Trump yang juga anggota Dewan Perdamaian, serta Wakil Presiden JD Vance dan anggota DPR Republik Mike Lawler turut hadir. Dalam suasana santai, Vance sempat bercanda dengan para rabi, menanyakan alasan perbedaan warna jubah Hasidik yang dipakai, yang kemudian dijawab dengan humor bahwa warna jubah sesuai dengan kondisi keuangan keluarga.
Pertemuan ini digelar menjelang perayaan Rosh Hashanah, dan menjadi yang pertama kali Gedung Putih menyambut delegasi Hasidik sejak 1979. Momentum ini mencerminkan upaya diplomasi yang menekankan perbedaan antara agama dan politik, serta menunjukkan adanya ruang bagi suara minoritas Yahudi yang menolak kebijakan Zionis. Tujuan utama pertemuan adalah menekankan bahwa keberpihakan terhadap Israel tidak bisa dianggap sebagai representasi tunggal dari komunitas Yahudi global.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Pemerintah menargetkan penyaluran biodiesel B50 mencapai 16,8 juta kilo liter pada 2026 sebagai bagian dari strategi pengurangan impor dan penguatan sektor energi nasional.
8 September 2026

Gaji Perdana Menteri Singapura Naik, Seluruh Kenaikan Disumbangkan
Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong menyatakan akan menyumbangkan seluruh kenaikan gaji selama lima tahun ke depan untuk kegiatan sosial, meski gaji tetap diterima sesuai aturan resmi.
8 September 2026

Penutupan 7 Bandara Diperpanjang Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau
Penutupan operasional tujuh bandara di sekitar Anak Krakatau diperpanjang hingga 7 September pukul 23.59 WIB demi menjamin keselamatan penerbangan.
8 September 2026

90 Persen SPBU Sudah Salurkan B50, Pemerintah Tegaskan Langkah Menuju Kemandirian Energi
Sebanyak 90 persen stasiun pengisian bahan bakar umum di Indonesia telah mulai menjual biodiesel B50, seiring percepatan program kemandirian energi nasional yang dimulai sejak 2018.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


