Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Trump Siap Isi Cadangan Minyak AS dari Venezuela

AS akan mengisi kembali cadangan minyak strategis dengan minyak Venezuela berdasarkan kesepakatan baru, menyusul penurunan stok hingga level terendah dalam 44 tahun.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 1 September 2026, 10.31 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 4x dibuka
Trump Siap Isi Cadangan Minyak AS dari Venezuela📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan rencana pengisian kembali cadangan minyak strategis nasional menggunakan pasokan dari Venezuela. Keputusan ini diambil setelah terjalin kesepakatan terbaru antara kedua negara, yang menurut Trump merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan energi AS. Ia menegaskan bahwa proses pengisian akan segera dimulai, menilai minyak Venezuela sebagai kontribusi berharga bagi kepentingan nasional Amerika.

Berdasarkan data terbaru per 21 Agustus, cadangan minyak strategis AS berada pada angka 290 juta barel—kondisi terendah dalam empat dekade terakhir. Penurunan ini disebabkan oleh pengeluaran stok besar-besaran dalam beberapa tahun terakhir, terutama sebagai respons terhadap fluktuasi harga energi global dan gangguan pasokan. Upaya pengisian kembali ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menjaga stabilitas energi nasional.

Venezuela, dalam kesepakatan yang berlaku selama 25 tahun, menargetkan produksi harian melebihi 1,5 juta barel. Menteri Perminyakan interim Venezuela, Delcy Rodríguez, menyebut kesepakatan tersebut sebagai tonggak sejarah yang menjadi fondasi pemulihan ekonomi negara. Ia menegaskan bahwa kerja sama ini akan menjadi pemicu peningkatan kapasitas produksi nasional dan pembukaan akses ke pasar global.

Rodríguez juga menyampaikan keinginan untuk memperluas kolaborasi dengan perusahaan energi multinasional seperti Chevron, Repsol, Eni, Shell, dan BP. Menurutnya, kerja sama tersebut bukan hanya untuk keuntungan finansial, tetapi juga untuk menegaskan posisi Venezuela sebagai aktor utama dalam industri energi global. Dari setiap barel minyak yang dijual, sekitar 19 dolar AS akan dialokasikan langsung ke kas negara. Dengan asumsi harga minyak sebesar 65 dolar per barel, pendapatan yang diharapkan mencapai 209,335 miliar dolar AS dari proyek ini.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya