Trump Sindir Kesepakatan Inggris soal Chagos
Presiden AS Donald Trump mengecam keras kesepakatan Inggris mengembalikan Kepulauan Chagos ke Mauritius, menyebutnya sebagai langkah strategis yang konyol dan tidak mendukung kepentingan AS.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 24 September 2026, 09.01 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Dalam pertemuan tatap muka pertamanya dengan Perdana Menteri Inggris Andy Burnham di sela Sidang Majelis Umum PBB di New York, Donald Trump secara tegas menolak kesepakatan pengembalian wilayah jajahan Kepulauan Chagos kepada Mauritius. Ia menilai keputusan tersebut sebagai langkah yang tidak bijak dan merugikan secara strategis, meskipun sebelumnya sempat memuji Burnham sebagai sosok yang berpotensi bekerja sama.
Trump menegaskan bahwa keputusan itu dinilainya "mengerikan" dan "konyol", menekankan bahwa kepemilikan atas wilayah tersebut telah menjadi isu penting selama puluhan tahun. Ia menyatakan bahwa AS tidak mendukung langkah tersebut, sekaligus menyoroti kembali pentingnya posisi strategis Chagos bagi kepentingan militer dan geopolitik Amerika Serikat.
Pertemuan ini menjadi tantangan diplomatik besar bagi Burnham, yang baru saja menjabat sebagai perdana menteri dan belum memiliki pengalaman luas dalam kebijakan luar negeri. Sebelumnya, Trump sempat meremehkan Burnham dengan menyebutnya hanya "walikota kota besar" dan menilainya terlalu liberal. Namun, sang PM menanggapi kritik dengan menyatakan siap meninjau ulang masalah tersebut, sesuai dengan pernyataan yang disampaikan setelah pertemuan.
Kesepakatan pengembalian Chagos sebelumnya mendapat penolakan dari AS, terutama setelah Inggris menolak membantu AS dalam serangan terhadap Iran awal tahun ini. Selain isu Chagos, Burnham juga menyampaikan pembahasan mengenai konflik di Ukraina, situasi Iran, serta status Kepulauan Falkland yang kembali menjadi perdebatan akibat sikap Washington yang dinilai semakin condong ke Argentina.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

7 Kebiasaan Sehari-Hari yang Tak Disadari Picu Hipertensi
Banyak orang menganggap makanan sebagai penyebab utama tekanan darah tinggi, padahal sejumlah kebiasaan sehari-hari justru berperan besar dalam memicu kenaikan tekanan darah.
24 September 2026

Permintaan Renminbi Tembus Rp600 Triliun, BI Siapkan Langkah Strategis
Permintaan mata uang renminbi di Indonesia capai US$41,4 miliar hingga Agustus 2026, didorong pertumbuhan transaksi lokal dalam mata uang asing yang terus melonjak.
24 September 2026

Macron Tegaskan Kegagalan Klaim Perdamaian Gaza
Presiden Prancis Emmanuel Macron menolak klaim Trump soal perdamaian Gaza, menekankan tidak ada akses kemanusiaan yang kembali dibuka dan menyoroti kegagalan diplomasi global.
24 September 2026

Prabowo Siapkan Pendidikan Gratis dari TK hingga Kuliah
Pemerintah berencana menerapkan pendidikan gratis di semua jenjang sekolah negeri, mulai dari PAUD hingga perguruan tinggi, dengan penerapan dalam waktu dua hingga empat minggu ke depan.
24 September 2026
Berita Lainnya

Ube: Sumber Karbohidrat Sehat dengan Manfaat Kesehatan Menjanjikan
Kamis, 24 September 2026, 09.30 WITA

Mengurangi Gula Tambahan, Manfaat Nyata untuk Tubuh
Kamis, 24 September 2026, 09.30 WITA

6 Makanan Alami untuk Cegah Rambut Rontok
Kamis, 24 September 2026, 09.18 WITA

Bahaya Aquaplaning Saat Hujan, Ini Langkah Pencegahan Penting
Kamis, 24 September 2026, 09.14 WITA

Blokir STNK Setelah Jual Kendaraan, Ini Langkahnya
Kamis, 24 September 2026, 09.13 WITA

DKI Pertimbangkan CFD Sabtu-Minggu untuk Kurangi Emisi
Kamis, 24 September 2026, 09.13 WITA

Redmi Note 17 Pro Max 5G dan Pro 5G Hadir di Indonesia dengan Pembeda Spesifik
Kamis, 24 September 2026, 09.11 WITA

Sulawesi Tenggara Terdampak Kekeringan Ekstrem Selama 89 Hari
Kamis, 24 September 2026, 09.09 WITA

