Trump Tunda Serangan ke Iran Akibat Kekurangan Rudal Pertahanan
Presiden AS menunda rencana agresi militer terhadap Iran karena kekhawatiran stok rudal pertahanan udara menipis dan risiko eskalasi konflik.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 21.00 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 5x dibuka
📷 TempoKendari, ıNarasikita - Presiden Amerika Serikat memutuskan menunda aksi militer lanjutan terhadap Iran setelah menimbang dampak strategis dan ketersediaan amunisi pertahanan udara. Keputusan ini diambil menyusul laporan internal yang menunjukkan cadangan rudal jenis Patriot dan sistem pertahanan lainnya di kawasan Timur Tengah mengalami penurunan signifikan. Kekhawatiran utama muncul dari potensi kehabisan stok yang bisa melemahkan kemampuan pertahanan AS dalam menghadapi ancaman serangan balasan.
Pertemuan tertutup dengan para penasihat utama dan pejabat tinggi militer pada Jumat menjadi titik penting dalam proses pengambilan keputusan. Dalam pertemuan itu, sejumlah kepala dinas militer menyampaikan bahwa meski operasi besar masih bisa dilaksanakan secara teknis, risikonya sangat tinggi, terutama jika konflik meluas dan menyeret negara-negara sekutu ke dalam lingkaran pertempuran.
Peringatan dari Jenderal Dan Caine, Ketua Kepala Staf Gabungan AS, menjadi salah satu pemicu utama penundaan. Ia menekankan bahwa penyerangan skala besar dapat menguras habis persediaan rudal pencegat yang sudah terbatas, sehingga mengurangi kemampuan respons cepat terhadap ancaman mendadak. Di sisi lain, para pejabat dalam lingkaran kepresidenan secara umum menyatakan bahwa rencana eskalasi tersebut dinilai tidak proporsional dan berpotensi memperburuk krisis energi global serta memicu gelombang migrasi baru.
Sebelum keputusan penundaan, militer AS telah menjalankan serangkaian serangan berturut-turut selama 13 hari terhadap target di Iran. Namun, Presiden telah menghentikan gelombang tersebut sejak 25 Juli, dengan instruksi resmi untuk menahan aksi militer lebih lanjut hingga evaluasi lebih lanjut selesai. Meski belum ada perintah resmi untuk melanjutkan operasi, proses persiapan masih berlangsung dalam tahap internal.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Ratusan Ribu Warga Israel Desak Pertanggungjawaban atas Kegagalan Keamanan
Ribuan warga Israel menggelar demonstrasi besar di Tel Aviv menuntut penyelidikan independen atas kegagalan keamanan sebelum serangan 7 Oktober 2023, menjelang pemilu yang menentukan arah kebijakan militer dan politik negara.
25 Oktober 2026

Trump Pertimbangkan Serangan Militer ke Iran dalam Waktu Dekat
Presiden AS Donald Trump menyatakan sedang mempertimbangkan serangan terhadap Iran, bahkan bisa terjadi besok, dengan tujuan mencegah pengembangan senjata nuklir secara permanen.
25 Oktober 2026

Kim Jong Un Kunjungi Monumen Perang Korea di Dandong
Pemimpin Korea Utara melakukan kunjungan singkat ke Dandong, China, menjelang peringatan 76 tahun kehadiran relawan Tiongkok dalam Perang Korea, dengan fokus pada simbolisme sejarah dan kebersamaan strategis.
25 Oktober 2026

Arab Saudi Kembali Buka Bandara Internasional Riyadh Setelah Serangan Drone
Bandara Internasional King Khalid di Riyadh kembali beroperasi untuk penerbangan domestik dan internasional, meski masih terus menghadapi ancaman serangan drone dan rudal dari milisi Houthi di Yaman.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Penundaan Sertifikasi Halal UMKM Diperpanjang Hingga 2028
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.25 WITA
Putin: Protes Eropa Akibat Gagalnya Kebijakan Dalam Negeri
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.24 WITA

Polisi Amankan Pengedar Sabu 75,78 Gram di Cengkareng
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.24 WITA

Tiga Tersangka Narkoba Diamankan di Tambora
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.23 WITA

Festival Indonesia 2026 Perkuat Koneksi Budaya di Melbourne
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.23 WITA

Gubernur Sumut Larang Vape di Lingkungan ASN, Dukungan dari Anggota DPR
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.22 WITA

Presiden Tinjau Progres Pendidikan Kepemimpinan di URI
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.22 WITA

Dewa United Evaluasi Kekalahan dari Arema FC
Minggu, 25 Oktober 2026, 23.21 WITA

