Tunjangan Guru Belum Cair, DPR Minta Pencairan Segera
Komisi X DPR mendesak Kemenkeu segera mencairkan tunjangan profesi guru yang tertunda selama tiga bulan, menekankan anggaran sudah disetujui dan tidak boleh terhambat oleh birokrasi.
Redaksi iNarasikita·Senin, 12 Oktober 2026, 23.02 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat mengingatkan pemerintah untuk segera menyelesaikan pencairan tunjangan profesi guru yang telah menunggak selama tiga bulan. Wakil Ketua Komisi X, Lalu Hadrian Irfani, menyatakan bahwa keterlambatan pembayaran bukan disebabkan oleh ketiadaan dana, melainkan akibat hambatan prosedural di lingkungan Kementerian Keuangan. Ia menegaskan bahwa surat permohonan pencairan telah dikirim oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah sejak beberapa waktu lalu, bahkan sebelum pergantian kepemimpinan di Kemenkeu.
Menurut Lalu, banyak keluhan dari guru di berbagai wilayah yang merasa dirugikan karena hak mereka belum terbayar meski sudah memenuhi syarat dan kinerja telah diverifikasi. Ia menekankan bahwa tunjangan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah terhadap kesejahteraan tenaga pendidik, dan penundaan tidak dapat dibenarkan secara kebijakan maupun moral. Ia meminta Menteri Keuangan yang baru segera meninjau kembali berkas permohonan tersebut agar proses pencairan dapat dilakukan tanpa penundaan lebih lanjut.
Dalam pernyataannya, Lalu menegaskan bahwa anggaran untuk tunjangan profesi guru sudah disetujui oleh DPR dan dialokasikan secara rutin setiap tahun. Oleh karena itu, ia menolak alasan kekurangan dana sebagai pembenaran atas keterlambatan. Ia memberi tenggat waktu satu minggu bagi Kemenkeu untuk menyelesaikan pencairan, dengan imbauan agar birokrasi yang rumit tidak menjadi penghambat terhadap hak dasar para guru. “Jangan sampai kesejahteraan pendidik jadi korban dari proses yang terlalu berbelit,” tegasnya.
Ia juga menyoroti komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam memperbaiki sistem pendidikan nasional melalui berbagai program strategis seperti revitalisasi sekolah, digitalisasi pembelajaran, dan perluasan status guru penuh waktu. Program seperti Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, dan Medical Science University, menurutnya, menjadi bukti nyata bahwa pemerintah berupaya membangun pendidikan yang berkualitas. Namun, ia menegaskan bahwa keberhasilan program tersebut harus diikuti dengan penyelesaian administrasi keuangan yang cepat dan transparan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Saham Grup Prajogo Anjlok, CUAN dan BREN Terpuruk Hampir 13%
Sejumlah emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu melemah tajam pada perdagangan Senin, dengan CUAN dan BREN turun hampir 13% di tengah tekanan pasar dan sentimen global.
12 Oktober 2026

Saham BIKE Tembus Batas ARA Usai Akuisisi 45% Tambang Batu Bara
Saham BIKE melonjak 24,77% ke level ARA Rp2.670 setelah resmi mengakuisisi 45% saham tambang batu bara di Kukar, dengan proyeksi pendapatan hingga US$84 juta per tahun.
12 Oktober 2026

Rupiah Melemah ke Rp17.895, Tekanan Global Meningkat
Rupiah berakhir melemah 0,11% ke Rp17.895 per dolar AS pada Senin (12/10/2026), dipengaruhi tekanan global dan kekhawatiran geopolitik.
12 Oktober 2026

Astra Perkuat Kendali di Astra Otoparts Lewat Tender Sukarela
Astra International menawarkan pembelian saham tambahan di Astra Otoparts dengan harga Rp3.600 per saham, meningkatkan kepemilikan hingga 84,947% tanpa mengganggu operasional dan menjaga free float minimal 15%.
12 Oktober 2026
Berita Lainnya

Menteri Tenaga Kerja Jerman Mundur Usai Kematian Putri Tiri
Senin, 12 Oktober 2026, 23.06 WITA

Warga Protes Proyek Sungai Raksasa, Tanah Leluhur Tenggelam
Senin, 12 Oktober 2026, 23.06 WITA

Remaja 14 Tahun Tembak Kepala Sekolah di Prancis
Senin, 12 Oktober 2026, 23.06 WITA

Pemerintah Catat Keberhasilan Pemadaman Karhutla Lebih dari 80%
Senin, 12 Oktober 2026, 23.06 WITA

Enam Stasiun Metro Ditutup Usai Aksi Protes Pemilu di Delhi
Senin, 12 Oktober 2026, 23.05 WITA

11 Tewas dalam Tabrakan Bus dan Truk di Turki Barat
Senin, 12 Oktober 2026, 23.05 WITA

Indonesia Perkuat Peran di PBB dari Dalam
Senin, 12 Oktober 2026, 23.05 WITA

Aset FTX Bangkit sebagai Pusat Data AI
Senin, 12 Oktober 2026, 23.05 WITA

