Uji Coba Rekening Bansos Digelar Kuartal I 2027
Pemerintah menargetkan uji coba penyaluran bansos melalui rekening bank pada kuartal pertama 2027, setelah menyelesaikan pembenahan data penerima sepanjang tahun ini.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 10 September 2026, 22.29 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 3x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah menetapkan jadwal uji coba sistem penyaluran bantuan sosial melalui rekening bank pada kuartal pertama tahun 2027. Langkah ini menjadi bagian dari transformasi digital perlindungan sosial yang tengah dipersiapkan secara menyeluruh. Target ini disampaikan oleh Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah, yang menyebut bahwa tahun ini menjadi fokus utama untuk menyelesaikan pemadanan dan penyempurnaan data penerima bansos agar lebih akurat dan terstruktur.
Penyempurnaan data ini menjadi prasyarat penting sebelum sistem digital diluncurkan secara nasional. Pemerintah menargetkan implementasi sistem perlinsos digital mulai minggu ketiga Oktober 2026, dengan tingkat kesiapan yang diperkirakan mencapai 80 persen. Proses ini didorong oleh arahan Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya akses ke rekening bank bagi seluruh masyarakat sebagai fondasi penyaluran bantuan langsung.
Dengan sistem baru, pemerintah berharap dapat mengalihkan pendekatan subsidi dari produk ke subsidi tunai langsung kepada penerima. Tujuannya adalah menciptakan keadilan sosial, terutama bagi sekitar 50 juta warga miskin yang menjadi sasaran utama program. Setiap individu dalam kelompok tersebut dijamin menerima bantuan secara langsung melalui rekening bank, tanpa melalui intermediari yang berpotensi menyebabkan penyimpangan.
Untuk memastikan dana digunakan sesuai tujuan, pemerintah mempertimbangkan mekanisme penggunaan terbatas, seperti penerapan kupon atau pembatasan transaksi. Tujuannya adalah memastikan dana hanya digunakan untuk kebutuhan pokok seperti listrik, beras, dan bahan bakar, serta menghindari penggunaan untuk aktivitas ilegal seperti judi online. Pendekatan ini diharapkan menciptakan mekanisme pasar yang lebih transparan dan akuntabel dalam distribusi bantuan sosial.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Premi Asuransi Mobil Listrik Lebih Tinggi, Ini Alasannya
Biaya perbaikan dan suku cadang yang mahal menjadi penyebab premi asuransi mobil listrik lebih tinggi dibanding kendaraan konvensional, sesuai penjelasan dari perusahaan asuransi di tengah penyesuaian tarif.
11 September 2026

Beli iPhone 18 Duo di Luar Negeri? Siapkan Rp66,7 Juta untuk Pajak
Konsumen yang membeli iPhone 18 Duo 2 TB dari AS harus siap membayar bea masuk dan PPN hingga Rp10,5 juta saat masuk ke Indonesia.
11 September 2026

Rupiah Melemah ke Rp17.570 per Dolar AS
Rupiah dibuka melemah 0,23% ke level Rp17.570/US$ pada awal perdagangan Jumat, dipengaruhi penguatan dolar global dan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed.
11 September 2026

Laba TINS Melonjak 805% di Semester I 2026
PT Timah (Persero) Tbk. mencatat laba bersih Rp2,71 triliun pada semester pertama 2026, naik 805% dibanding periode sama tahun sebelumnya, didorong kenaikan harga dan volume penjualan logam timah.
11 September 2026
Berita Lainnya

Cek Tagihan dan Tarif Listrik PLN via HP, Ini Rincian 2026
Jumat, 11 September 2026, 19.46 WITA

Google Maps Dorong Kolaborasi Lokasi Real-Time Tanpa Batas
Jumat, 11 September 2026, 19.39 WITA

Indonesia Siapkan Tim Negosiator Unggul untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi 2029
Jumat, 11 September 2026, 19.39 WITA

Indonesia dan Rusia Perkuat Hilirisasi Bauksit di Kalimantan
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

Operator Kapal Masih Enggan Angkut Mobil Listrik
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

WEY G9 Hi4 Resmi Hadir, Ancam Dominasi Alphard
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

Kapolri Ajak Pengusaha Laporkan Premanisme di Kawasan Industri
Jumat, 11 September 2026, 19.37 WITA

GWM Perluas Jaringan Diler ke Kota-Kota Strategis
Jumat, 11 September 2026, 19.37 WITA


