Rabu, 23 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Unhas dan Telkomsel Perkuat Digitalisasi Pendidikan

Kolaborasi Unhas dan Telkomsel fokus pada akses digital, magang virtual, dan pengembangan kompetensi mahasiswa di era transformasi digital.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 22 September 2026, 21.06 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Unhas dan Telkomsel Perkuat Digitalisasi Pendidikan📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Universitas Hasanuddin (Unhas) dan PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) melanjutkan sinergi strategis dalam membangun ekosistem pendidikan digital yang inklusif dan berkelanjutan. Kerja sama ini mencakup penyediaan paket kuota khusus untuk akses aplikasi pembelajaran kampus, serta program magang daring bernama VirtuShip yang dirancang untuk memperkenalkan mahasiswa pada realitas industri digital. Melalui inisiatif ini, mahasiswa Unhas diharapkan dapat memperoleh pengalaman kerja nyata tanpa batasan lokasi, sekaligus memperkuat kompetensi profesional mereka.

Program VirtuShip menawarkan materi yang telah diverifikasi oleh praktisi, simulasi penyelesaian kasus nyata dari Telkomsel, serta akses ke jaringan talenta perusahaan. Selain itu, pengalaman magang daring ini dapat diakui sebagai Mata Kuliah Penguatan Kompetensi (MKPK) dengan bobot lebih dari tiga SKS, sesuai aturan akademik. Dengan pendekatan digital, program ini menjamin kesetaraan akses bagi seluruh mahasiswa, terlepas dari kondisi geografis atau keterbatasan infrastruktur lokal.

Dalam kesempatan yang sama, Telkomsel menyatakan komitmennya dalam mendukung transformasi pendidikan melalui digitalisasi. Selain konektivitas, perusahaan juga berencana mengembangkan konten pembelajaran berbasis kecerdasan buatan (AI), sekaligus menyediakan layanan konsultasi kesehatan mental. Menurut General Manager Health Care and Education Account Management Telkomsel, AI kini bukan lagi pilihan, melainkan keharusan dalam perkembangan industri. Dengan demikian, pendidikan harus sejalan dengan tren teknologi yang dinamis dan berkelanjutan.

Pihak Telkomsel menilai bahwa perubahan besar dalam dunia kerja, terutama tren kerja jarak jauh dan otomasi, mendorong perguruan tinggi untuk lebih siap menghadirkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan pasar. Program ini juga menjadi bagian dari upaya mengantisipasi perubahan profesi, termasuk munculnya peran baru seperti AI engineer dan AI platform. Dengan demikian, kolaborasi ini bukan sekadar bantuan infrastruktur, tetapi upaya strategis membangun generasi unggul yang siap berkontribusi di ekosistem digital nasional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya