Vale Siapkan Investasi Rp19,29 Triliun untuk Ekspansi 2027
PT Vale Indonesia Tbk. menyiapkan belanja modal hingga Rp19,29 triliun pada 2027 sebagai puncak ekspansi, didukung pendanaan siaga dan optimisme pencapaian target produksi nickel matte.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 10 September 2026, 19.35 WITA·👁 2 orang membaca· 2 hari ini · 4x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Perusahaan tambang nikel milik holding MIND ID, PT Vale Indonesia Tbk., tengah mempersiapkan rencana ekspansi besar pada tahun 2027 dengan alokasi belanja modal (capex) mencapai US$1,1 miliar, setara Rp19,29 triliun berdasarkan kurs asumsi Rp17.540 per dolar AS. Angka ini menjadi puncak dari serangkaian investasi yang telah direncanakan sejak 2026, dengan proyeksi capex mencapai hampir US$700 juta untuk mendukung pengembangan tambang, proyek HPAL, serta pemeliharaan operasional.
Dukungan pendanaan telah disiapkan melalui sustainability linked loan senilai US$750 juta yang berstatus fasilitas siaga. Meski demikian, manajemen tetap terbuka terhadap kemungkinan tambahan pendanaan guna menopang seluruh rencana investasi, terutama untuk pembangunan smelter baru berbasis HPAL yang menjadi fokus utama dalam periode ekspansi.
Pada 2028, Vale tetap mengalokasikan anggaran capex sekitar US$800 juta untuk melanjutkan pengembangan proyek HPAL di Sorowako, menunjukkan komitmen jangka panjang dalam memperkuat kapasitas pengolahan nikel di dalam negeri. Di sisi produksi, perusahaan menargetkan output nickel matte sebesar 67.645 metrik ton pada tahun ini, yang didukung kinerja operasional positif pada semester pertama 2026.
Pencapaian tersebut didorong oleh penyelesaian perbaikan tungku listrik nomor 3 pada bulan Juni 2026, yang memperkuat stabilitas produksi di semester kedua. Kadar nikel dari hasil pertambangan mencapai 1,82%, merupakan yang tertinggi dalam tiga tahun terakhir, sehingga memungkinkan efisiensi dalam proses pengolahan. Dengan pasokan bijih yang baik dan operasional pabrik yang stabil, manajemen yakin target produksi tahunan dapat tercapai.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Indonesia dan Rusia Perkuat Hilirisasi Bauksit di Kalimantan
Kerja sama strategis antara Indonesia dan Rusia melibatkan Rusal untuk membangun fasilitas alumina di Kalimantan, dengan perizinan hampir selesai dan kolaborasi dengan pelaku usaha lokal.
11 September 2026

Penerimaan Negara dari Minerba Naik Meski Produksi Dipangkas
Peningkatan PNBP sektor mineral dan batu bara mencapai Rp 108 triliun hingga 31 Agustus 2026, didorong kebijakan pemangkasan produksi melalui penataan RKAB yang fokus pada produksi optimal.
11 September 2026

Indonesia Kuasai Pasokan Nikel, Pengaruhi Harga Komoditas Global
Dominasi Indonesia dalam pasokan nikel global hingga 65% memberi pengaruh signifikan terhadap fluktuasi harga komoditas seperti tembaga dan timah di pasar internasional.
11 September 2026

Klarifikasi Dinas Kominfo soal Tambang Kabaena Dipertanyakan
Pengacara menyoroti klarifikasi Kadis Kominfo Sultra terkait PT TMS, menilai posisi pemerintah terlalu dekat dengan perusahaan dan berpotensi menimbulkan persepsi konflik kepentingan.
11 September 2026
Berita Lainnya

Premi Asuransi Mobil Listrik Lebih Tinggi, Ini Alasannya
Jumat, 11 September 2026, 19.46 WITA

Cek Tagihan dan Tarif Listrik PLN via HP, Ini Rincian 2026
Jumat, 11 September 2026, 19.46 WITA

Google Maps Dorong Kolaborasi Lokasi Real-Time Tanpa Batas
Jumat, 11 September 2026, 19.39 WITA

Indonesia Siapkan Tim Negosiator Unggul untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi 2029
Jumat, 11 September 2026, 19.39 WITA

Operator Kapal Masih Enggan Angkut Mobil Listrik
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

WEY G9 Hi4 Resmi Hadir, Ancam Dominasi Alphard
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

Beli iPhone 18 Duo di Luar Negeri? Siapkan Rp66,7 Juta untuk Pajak
Jumat, 11 September 2026, 19.38 WITA

Kapolri Ajak Pengusaha Laporkan Premanisme di Kawasan Industri
Jumat, 11 September 2026, 19.37 WITA


