Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Veda Ega Finis ke-20, Danish ke-12 di Moto3 Aragon 2026

Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama dan Hakim Danish sukses menyelesaikan balapan Moto3 Aragon 2026 di posisi ke-20 dan ke-12 masing-masing.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 21.51 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Veda Ega Finis ke-20, Danish ke-12 di Moto3 Aragon 2026
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Balapan Moto3 Aragon 2026 yang berlangsung di Sirkuit MotorLand Aragon, Alcaniz, Minggu (30/8), berjalan dengan dinamika ketat sejak awal. Maximo Quiles keluar sebagai juara setelah mengungguli David Almansa dan Marco Morelli dalam duel sengit di tikungan terakhir. Kemenangan Quiles diraih dengan selisih tipis, hanya 0,264 detik dari Almansa yang finis kedua, sementara Morelli menempati posisi ketiga.

Veda Ega Pratama, yang memulai balapan dari posisi ke-22, menunjukkan perjuangan kuat meski harus berjuang melawan tekanan dari belakang. Pada lap pertama, ia berhasil naik ke posisi ke-18, kemudian turun ke posisi ke-20 setelah beberapa kali kehilangan posisi. Di lap keenam, kecelakaan hebat yang menimpa Jesus Rios di tikungan ke-17 mengubah dinamika balapan dan membantu Ega naik ke posisi ke-15. Namun, pada lap ke-12, ia kembali turun ke posisi ke-19 dan akhirnya menyelesaikan balapan di urutan ke-20.

Sementara itu, pembalap Malaysia Hakim Danish tampil konsisten sejak awal. Ia memulai dari posisi ke-11 dan berhasil menempatkan diri di posisi ke-10 pada lap kedua, lalu naik ke urutan kesembilan di lap ketiga. Meski sempat turun ke posisi ke-13 pada lap ke-12, ia mampu menjaga ritme dan menyelesaikan balapan di posisi ke-12, menunjukkan performa yang stabil di tengah kompetisi tinggi.

Dinamika balapan dipengaruhi oleh pergantian posisi terdepan yang terjadi hingga empat lap terakhir. Almansa sempat merebut posisi terdepan dari Quiles, namun Quiles kembali unggul di lap terakhir. Persaingan ketat terjadi antara Quiles, Morelli, Carpe, dan Almansa, yang memperlihatkan intensitas tinggi di depan. Namun, keunggulan Quiles di akhir balapan menunjukkan kualitas konsistensi dan strategi yang matang.

Hasil akhir menegaskan dominasi Quiles, diikuti Almansa dan Morelli. Sementara Veda Ega Pratama dan Hakim Danish menyelesaikan balapan dengan posisi yang sesuai dengan perjuangan mereka. Kedua pembalap Indonesia tetap menunjukkan komitmen dan kemampuan dalam kompetisi kelas dunia, meski masih jauh dari podium. Hasil ini menjadi catatan penting dalam perjalanan mereka menuju peningkatan kualitas di musim mendatang.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya