Veda Ega Finis ke-20, Danish ke-12 di Moto3 Aragon 2026
Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama dan Hakim Danish sukses menyelesaikan balapan Moto3 Aragon 2026 di posisi ke-20 dan ke-12 masing-masing.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 21.51 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Balapan Moto3 Aragon 2026 yang berlangsung di Sirkuit MotorLand Aragon, Alcaniz, Minggu (30/8), berjalan dengan dinamika ketat sejak awal. Maximo Quiles keluar sebagai juara setelah mengungguli David Almansa dan Marco Morelli dalam duel sengit di tikungan terakhir. Kemenangan Quiles diraih dengan selisih tipis, hanya 0,264 detik dari Almansa yang finis kedua, sementara Morelli menempati posisi ketiga.
Veda Ega Pratama, yang memulai balapan dari posisi ke-22, menunjukkan perjuangan kuat meski harus berjuang melawan tekanan dari belakang. Pada lap pertama, ia berhasil naik ke posisi ke-18, kemudian turun ke posisi ke-20 setelah beberapa kali kehilangan posisi. Di lap keenam, kecelakaan hebat yang menimpa Jesus Rios di tikungan ke-17 mengubah dinamika balapan dan membantu Ega naik ke posisi ke-15. Namun, pada lap ke-12, ia kembali turun ke posisi ke-19 dan akhirnya menyelesaikan balapan di urutan ke-20.
Sementara itu, pembalap Malaysia Hakim Danish tampil konsisten sejak awal. Ia memulai dari posisi ke-11 dan berhasil menempatkan diri di posisi ke-10 pada lap kedua, lalu naik ke urutan kesembilan di lap ketiga. Meski sempat turun ke posisi ke-13 pada lap ke-12, ia mampu menjaga ritme dan menyelesaikan balapan di posisi ke-12, menunjukkan performa yang stabil di tengah kompetisi tinggi.
Dinamika balapan dipengaruhi oleh pergantian posisi terdepan yang terjadi hingga empat lap terakhir. Almansa sempat merebut posisi terdepan dari Quiles, namun Quiles kembali unggul di lap terakhir. Persaingan ketat terjadi antara Quiles, Morelli, Carpe, dan Almansa, yang memperlihatkan intensitas tinggi di depan. Namun, keunggulan Quiles di akhir balapan menunjukkan kualitas konsistensi dan strategi yang matang.
Hasil akhir menegaskan dominasi Quiles, diikuti Almansa dan Morelli. Sementara Veda Ega Pratama dan Hakim Danish menyelesaikan balapan dengan posisi yang sesuai dengan perjuangan mereka. Kedua pembalap Indonesia tetap menunjukkan komitmen dan kemampuan dalam kompetisi kelas dunia, meski masih jauh dari podium. Hasil ini menjadi catatan penting dalam perjalanan mereka menuju peningkatan kualitas di musim mendatang.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

PNM Perkuat Sinergi Karyawan Lewat Grand Final PORSENI 2026
Grand Final PORSENI 2026 di BRILiaN Stadium menghadirkan ribuan karyawan PNM dari seluruh Indonesia dalam ajang olahraga dan seni yang memperkuat semangat kebersamaan dan karakter kerja kolektif.
2 September 2026

Ndiaye Resmi Gabung Manchester City, Tekad Tuntaskan Impian Karier
Gelandang Senegal Iliman Ndiaye secara resmi menyatu dengan Manchester City setelah transfer terakhir bursa musim panas, menegaskan tekad memanfaatkan kesempatan emas di klub terbaik dunia.
2 September 2026

Moto Prix Piala Wali Kota Sukses Gagas Balap Berkualitas dan Dukung Sosial
Kejuaraan balap motor di Pekanbaru berlangsung meriah dengan total donasi Rp120 juta untuk korban bencana NTT dan dukungan ekonomi bagi UMKM lokal.
2 September 2026

Messi dan Yamal: Dari Mandi Bareng ke Final Dunia
Foto lama Messi memandikan bayi Yamal kembali viral menjelang final Piala Dunia 2026, menggambarkan simbol pergantian generasi sepak bola dunia.
31 Agustus 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA


