Veda Ega Tertahan di Posisi Ketujuh Usai Tak Raih Poin di Aragon
Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama gagal mengumpulkan poin dari balapan Moto3 Aragon, menempatkannya di posisi ketujuh klasemen dengan 97 poin, tergeser oleh Valentin Perrone.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 21.51 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pembalap asal Indonesia, Veda Ega Pratama, harus puas finis di posisi ke-20 pada ajang Moto3 Aragon 2026 yang berlangsung di Sirkuit MotorLand Aragon, Alcaniz, Minggu (30/8). Hasil tersebut menggagalkan upayanya meraih poin, sehingga tidak menambah total poin yang sebelumnya sudah dikumpulkan. Akibatnya, ia terdampar di peringkat ketujuh klasemen sementara dengan koleksi 97 poin, setelah sebelumnya berada di posisi keenam.
Perubahan posisi terjadi setelah Valentin Perrone, yang menyelesaikan balapan di urutan kedelapan, mengoleksi 103 poin dan kini menduduki peringkat keenam. Sementara itu, pembalap Malaysia, Hakim Danish, berhasil mengamankan empat poin dengan finis di posisi ke-12, menempatkannya di peringkat kedelapan dengan total 90 poin, berjarak sembilan poin dari Veda Ega.
Balapan berlangsung ketat sejak awal, dengan David Almansa unggul di posisi terdepan pada start. Veda Ega, yang memulai dari posisi ke-22, mampu naik ke posisi ke-18 pada lap pertama dan sempat menempati urutan ke-17 sebelum turun kembali ke posisi ke-20 pada lap ke-12. Di sisi lain, Hakim Danish menunjukkan konsistensi dengan merangkak naik dari posisi ke-11 ke ke-10, kemudian ke-9, sebelum akhirnya finis di urutan ke-12.
Maximo Quilles keluar sebagai juara setelah menahan tekanan sengit dari David Almansa, yang menempati posisi kedua, di mana keduanya bersaing ketat hingga lap terakhir. Marco Morelli menutup podium ketiga. Sementara itu, Veda Ega tetap berjuang di posisi bawah hingga akhir balapan, tanpa mampu memperbaiki posisi.
Pertarungan di klasemen kini semakin ketat, dengan Quilles memimpin dengan 256 poin, diikuti Alvaro Carpe dan David Almansa. Veda Ega dan Hakim Danish kini berada di jalur kompetisi ketat, di mana setiap balapan menjadi momen penting untuk mengejar posisi lebih baik di klasemen akhir.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

PNM Perkuat Sinergi Karyawan Lewat Grand Final PORSENI 2026
Grand Final PORSENI 2026 di BRILiaN Stadium menghadirkan ribuan karyawan PNM dari seluruh Indonesia dalam ajang olahraga dan seni yang memperkuat semangat kebersamaan dan karakter kerja kolektif.
2 September 2026

Ndiaye Resmi Gabung Manchester City, Tekad Tuntaskan Impian Karier
Gelandang Senegal Iliman Ndiaye secara resmi menyatu dengan Manchester City setelah transfer terakhir bursa musim panas, menegaskan tekad memanfaatkan kesempatan emas di klub terbaik dunia.
2 September 2026

Moto Prix Piala Wali Kota Sukses Gagas Balap Berkualitas dan Dukung Sosial
Kejuaraan balap motor di Pekanbaru berlangsung meriah dengan total donasi Rp120 juta untuk korban bencana NTT dan dukungan ekonomi bagi UMKM lokal.
2 September 2026

Messi dan Yamal: Dari Mandi Bareng ke Final Dunia
Foto lama Messi memandikan bayi Yamal kembali viral menjelang final Piala Dunia 2026, menggambarkan simbol pergantian generasi sepak bola dunia.
31 Agustus 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA


