Wakil Menteri Kesehatan Vietnam Ditangkap Terkait Suap Pengadaan Alkes
Wakil Menteri Kesehatan Vietnam, Tran Van Thuan, ditahan karena diduga menerima suap besar dalam pengadaan alat kesehatan, terkait kasus korupsi di perusahaan medis milik Viet My Medical.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 08.26 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Wakil Menteri Kesehatan Vietnam, Tran Van Thuan, resmi ditahan oleh aparat keamanan publik setelah terbukti terlibat dalam skandal suap yang melibatkan dana fantastis. Penangkapan ini merupakan bagian dari penyelidikan menyeluruh terhadap praktik ilegal dalam pengadaan peralatan medis dan farmasi. Tran, yang juga dikenal sebagai ahli onkologi ternama, menjabat sebagai ketua Dewan Medis Nasional sejak 2024 dan sebelumnya menjabat sebagai wakil menteri sejak 2020.
Kasus ini bermula dari investigasi terhadap perusahaan Viet My Medical Investment Joint Stock Company, yang diduga sengaja dirancang untuk memperbesar harga dan menyelundupkan peralatan kesehatan dari Singapura dan Hong Kong ke Vietnam. Polisi telah menahan dua eksekutif perusahaan serta seorang akuntan yang diduga terlibat dalam manipulasi akuntansi dan pelanggaran regulasi impor. Dugaan suap yang diterima Tran terkait dengan keputusan pengadaan yang menguntungkan perusahaan tersebut.
Pihak kementerian keamanan publik menyatakan bahwa penahanan Tran dilakukan karena penerimaan suap yang melibatkan jumlah uang yang sangat besar, sesuai dengan pernyataan resmi yang dirilis dalam proses hukum. Peristiwa ini menjadi bagian dari upaya tegas pemerintah komunis Vietnam dalam menekan korupsi di lingkungan pemerintahan tingkat tinggi. Langkah tersebut merupakan kelanjutan dari kampanye antikorupsi yang digalakkan oleh Presiden To Lam, yang telah menjerat puluhan pejabat dan pengusaha senior dalam beberapa tahun terakhir.
Sebelumnya, mantan Menteri Kesehatan Nguyen Thi Kim Tien juga dijatuhi hukuman enam tahun penjara karena kasus kelalaian dalam proyek pembangunan rumah sakit. Ia sempat menjadi tokoh paling tidak populer di kalangan anggota parlemen, akibat serangkaian skandal yang menggoyang kredibilitas institusi kesehatan nasional. Penangkapan Tran Van Thuan kini menegaskan komitmen pemerintah dalam membersihkan sistem publik dari praktik korupsi yang merusak kepercayaan publik.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Empat Lukisan Renoir Raib dari Museum di Prancis
Empat karya seni Renoir hilang dari museum di Cagnes-sur-Mer, dua di antaranya telah ditemukan kembali dalam penyelidikan yang masih berlangsung.
9 September 2026

Warga Saudi Jadi Korban Penusukan di Mayfair, Polisi Tangkap Pelaku
Seorang warga asing asal Arab Saudi mengalami penusukan di Mayfair, London, dalam insiden percobaan perampokan yang tidak mengancam jiwa.
9 September 2026

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Dua pengendara mobil listrik terlibat baku hantam di SPKLU Samanea, Tangerang, setelah salah satu pihak menolak prosedur antrean digital dan mengklaim telah datang lebih dahulu.
8 September 2026

OJK Perkuat Pengawasan Asuransi Ilegal, Dorong Ekosistem Keuangan Syariah
OJK menegaskan penegakan hukum di sektor asuransi ilegal dan percepatan transformasi keuangan syariah melalui pemisahan unit, ekosistem daerah, serta program edukasi nasional hingga Agustus 2026.
8 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Rabu, 9 September 2026, 07.36 WITA


