Wamenkeu Perkenalkan Coretax ke Otoritas Pajak Global
Wakil Menteri Keuangan memperkenalkan sistem Coretax di forum internasional, menegaskan efisiensi dan cakupan luas dalam layanan perpajakan nasional.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 13 Oktober 2026, 21.24 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 78x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Wakil Menteri Keuangan mengungkapkan inovasi sistem perpajakan Indonesia, Coretax, dalam forum internasional bertajuk Belt and Road Initiative Cooperation Forum (BRITACOF) ke-7, di Jakarta. Di hadapan 38 otoritas pajak dari berbagai negara, ia menjelaskan bahwa sistem ini menyatukan proses administrasi pajak mulai dari pendaftaran, pengelolaan faktur, pembayaran, hingga pelaporan dalam satu platform terintegrasi.
Sistem tersebut kini menjadi saluran utama bagi wajib pajak untuk menyampaikan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT). Pada tahun ini, lebih dari 13,5 juta SPT telah dikirimkan melalui Coretax, dengan sebagian besar diisi secara otomatis berdasarkan data yang telah diisi sebelumnya oleh pemberi kerja dan institusi keuangan. Pendekatan ini tidak hanya mempercepat proses, tetapi juga meningkatkan akurasi dan kualitas data yang dilaporkan.
Dengan dukungan teknologi ini, pemerintah melaporkan peningkatan basis wajib pajak sekitar 2 juta orang, menunjukkan peningkatan inklusi dalam sistem perpajakan. Namun, Wakil Menteri menekankan bahwa teknologi bukan satu-satunya faktor penentu keberhasilan. Keberhasilan sistem pajak juga bergantung pada tiga pilar utama: efektivitas pengumpulan pendapatan negara, tingkat kepatuhan wajib pajak, serta kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah.
Menurutnya, ketiga pilar tersebut harus berjalan secara seimbang. Ketika layanan perpajakan mudah diakses, transparan, dan dapat dipercaya, kepatuhan wajib pajak cenderung meningkat. Hal ini pada gilirannya memperkuat kapasitas negara dalam membiayai pembangunan infrastruktur dan layanan publik secara berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Target PNBP ESDM 2026 Naik Jadi Rp165 Triliun
Pemerintah menaikkan target setoran PNBP sektor energi dan mineral tahun 2026 menjadi Rp165 triliun, didorong capaian positif hingga September yang sudah mencapai 93,78% dari target sebelumnya.
25 Oktober 2026

Rupiah Terus Melemah di Atas Rp18.000/US$
Rupiah mengalami tekanan berkelanjutan dengan nilai tukar menembus level Rp18.040 per dolar AS, dipicu penguatan greenback dan penurunan persepsi investasi global.
25 Oktober 2026

BRILink Agen Fillio Dorong Inklusi Keuangan di Dumai
Layanan keuangan melalui BRILink Agen Fillio di Dumai berhasil meningkatkan akses transaksi keuangan bagi masyarakat, terutama UMKM dan lansia, sekaligus mendukung perputaran ekonomi lokal.
25 Oktober 2026

Obama: Pemilu Sela adalah Batas Terakhir Menghentikan Kebodohan Politik
Mantan Presiden AS Barack Obama menyerukan dukungan terhadap Demokrat dalam pemilu sela, menilai pemerintahan Trump telah membawa kekacauan dan kebijakan yang merusak stabilitas ekonomi dan keamanan nasional.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pembantaian Massal Warga Tionghoa di Batavia 1740
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.30 WITA

Kim Jong Un Kunjungi China Lewat Jembatan Baru Yalu
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.29 WITA

Pencabutan Izin Tambang Emas di Papua Tengah Ditetapkan
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.28 WITA

BMKG Lakukan Modifikasi Cuaca di Jakarta untuk Kurangi Polusi
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.28 WITA

Pengawal Energi Buka Pendaftaran untuk Lulusan Muda
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.26 WITA

Jasa Marga Jalankan Preservasi Berkala Jalan Tol
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.25 WITA

Prabowo Bahas Pendidikan Kepemimpinan di Hambalang
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.25 WITA

Pemerintah Siapkan Rp883 Miliar untuk Diskon Transportasi Nataru
Minggu, 25 Oktober 2026, 21.21 WITA

