Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Wamenkeu Perkenalkan Coretax ke Otoritas Pajak Global

Wakil Menteri Keuangan memperkenalkan sistem Coretax di forum internasional, menegaskan efisiensi dan cakupan luas dalam layanan perpajakan nasional.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 13 Oktober 2026, 21.24 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 78x dibuka
Wamenkeu Perkenalkan Coretax ke Otoritas Pajak Global📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Wakil Menteri Keuangan mengungkapkan inovasi sistem perpajakan Indonesia, Coretax, dalam forum internasional bertajuk Belt and Road Initiative Cooperation Forum (BRITACOF) ke-7, di Jakarta. Di hadapan 38 otoritas pajak dari berbagai negara, ia menjelaskan bahwa sistem ini menyatukan proses administrasi pajak mulai dari pendaftaran, pengelolaan faktur, pembayaran, hingga pelaporan dalam satu platform terintegrasi.

Sistem tersebut kini menjadi saluran utama bagi wajib pajak untuk menyampaikan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT). Pada tahun ini, lebih dari 13,5 juta SPT telah dikirimkan melalui Coretax, dengan sebagian besar diisi secara otomatis berdasarkan data yang telah diisi sebelumnya oleh pemberi kerja dan institusi keuangan. Pendekatan ini tidak hanya mempercepat proses, tetapi juga meningkatkan akurasi dan kualitas data yang dilaporkan.

Dengan dukungan teknologi ini, pemerintah melaporkan peningkatan basis wajib pajak sekitar 2 juta orang, menunjukkan peningkatan inklusi dalam sistem perpajakan. Namun, Wakil Menteri menekankan bahwa teknologi bukan satu-satunya faktor penentu keberhasilan. Keberhasilan sistem pajak juga bergantung pada tiga pilar utama: efektivitas pengumpulan pendapatan negara, tingkat kepatuhan wajib pajak, serta kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah.

Menurutnya, ketiga pilar tersebut harus berjalan secara seimbang. Ketika layanan perpajakan mudah diakses, transparan, dan dapat dipercaya, kepatuhan wajib pajak cenderung meningkat. Hal ini pada gilirannya memperkuat kapasitas negara dalam membiayai pembangunan infrastruktur dan layanan publik secara berkelanjutan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya