Wapres Pantau Perbaikan Sekolah Pasca Banjir Tapteng
Wapres Gibran meninjau langsung kondisi SMA Negeri 1 Barus di Tapteng untuk memastikan percepatan perbaikan fasilitas pasca-banjir yang merusak infrastruktur dan menimbulkan kerusakan buku pelajaran.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 4 September 2026, 11.40 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Wakil Presiden Gibran Rakabuming melakukan kunjungan kerja ke SMA Negeri 1 Barus, Kabupaten Tapanuli Tengah, pada Jumat, dalam rangka memantau langsung proses perbaikan fasilitas sekolah pasca-banjir yang melanda wilayah tersebut. Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan pemulihan infrastruktur pendidikan berjalan secara efektif dan tepat waktu, terutama di daerah yang terdampak parah.
Dalam peninjauannya, Gibran menyapa langsung para guru dan siswa yang sedang menjalankan kegiatan belajar mengajar. Ia menyampaikan kekhawatiran atas keterbatasan sarana belajar, termasuk kondisi satu buku paket digunakan oleh dua siswa, yang menurutnya tidak sesuai standar pendidikan yang layak. Pertanyaan tajam tersebut menyoroti realitas kelas yang masih terdampak kerusakan akibat banjir setinggi satu meter pada tahun sebelumnya.
Beberapa ruang kelas masih menggunakan atap seng sebagai penutup, menunjukkan belum tuntasnya proses perbaikan struktur bangunan. Guru yang juga menjabat sebagai penanggung jawab perpustakaan, Teti Situmeang, mengungkapkan bahwa sejumlah buku di ruang perpustakaan rusak akibat air dan terpaksa dibuang. Ia berharap segera ada distribusi buku baru serta penyelesaian perbaikan yang berkelanjutan.
Kehadiran Wapres dalam kunjungan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menyelaraskan penanganan darurat dan pemulihan pasca-bencana di Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Kota Sibolga. Fokus utama adalah memastikan infrastruktur yang rusak diperbaiki secara cepat dan tahan bencana, agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan normal dengan aman dan produktif.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Indonesia Pionir B50, Eropa dan Jepang Pelajari Skema Suksesnya
Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan campuran solar B50, memicu minat belajar dari Jepang hingga negara Eropa terkait implementasi dan regulasinya.
9 September 2026

48 Jam Listrik Padam, Warga Gambia Aksi Massal Tuntut Presiden Mundur
Pemadaman listrik berkepanjangan selama 48 jam di Gambia memicu unjuk rasa besar-besaran di Banjul dan daerah lain, dengan massa menuntut presiden Adama Barrow mundur, sementara pihak berwenang mengaku penyebabnya adalah lonjakan beban dan gangguan teknis.
9 September 2026

Warga Bantaran Rel Senen Diberi Hunian Sementara oleh Pemerintah
Ratusan warga eks bantaran rel Senen kini tinggal di hunian sementara yang disediakan pemerintah, menandai realisasi program relokasi dan penataan kawasan.
9 September 2026

Pemerintah Siapkan Rp17 T untuk Bansos Beras Hingga Akhir 2026
Pemerintah menyiapkan anggaran Rp17 triliun untuk penyaluran bantuan beras 30 kg per keluarga penerima hingga akhir 2026, dengan distribusi secara rutin dan terkonsentrasi.
9 September 2026
Berita Lainnya

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA

Dua Masker Lebih Efektif? Ini Penjelasan Dokter Paru
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Perlindungan Anabul Saat Hujan Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 07.44 WITA

Lima Langkah Tangani Paparan Abu Vulkanik Secara Aman
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

Paparan Abu Vulkanik dan Risiko Silikosis, Ini Penjelasan Ahli
Rabu, 9 September 2026, 07.43 WITA

PAG Disejajarkan Singapura sebagai Pusat LNG Asia
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Bandara Soekarno-Hatta dan Lokasi Lain Segera Beroperasi Kembali
Rabu, 9 September 2026, 07.37 WITA

Data Ekonomi India Dikritik, Mantan Pejabat Sebut Manipulasi Sistemik
Rabu, 9 September 2026, 07.34 WITA


