Warga Jakarta Diminta Waspada Abu Vulkanik Anak Krakatau
BPBD DKI Jakarta imbau warga waspada abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau dengan langkah-langkah pencegahan efektif.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 6 September 2026, 15.36 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Gunung Anak Krakatau yang mengalami erupsi sejak malam Jumat (4/9) telah mengirimkan abu vulkanik ke sejumlah wilayah Jakarta, terdeteksi turun pada Minggu (6/9). Debu halus tersebut kini menutupi permukaan kendaraan, rumah, dan menurunkan kualitas udara di ibu kota. Meski menimbulkan kekhawatiran, otoritas setempat menegaskan masyarakat tidak perlu panik, asalkan mengikuti pedoman penanganan yang telah disiapkan.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta menyarankan penggunaan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Masker N95 dianggap paling efektif, namun ketersediaannya terbatas dan lebih direkomendasikan untuk tenaga medis atau petugas darurat. Masyarakat umum disarankan menggunakan masker bedah atau jenis lain yang lebih mudah didapat dan nyaman dipakai, terutama bagi kelompok rentan seperti anak, ibu hamil, lansia, dan penderita gangguan pernapasan atau jantung.
Upaya lain mencakup menutup rapat pintu, jendela, dan ventilasi rumah untuk mencegah abu masuk. Sistem pendingin ruangan yang menghisap udara dari luar harus dimatikan saat kondisi udara tercemar. Aktivitas di luar ruangan juga perlu dikurangi, terutama bagi kelompok berisiko tinggi seperti anak-anak, lansia, dan penderita penyakit kronis.
Pembersihan area yang terdampak harus dilakukan dengan cara basah, bukan disapu kering, agar partikel abu tidak kembali terbang dan terhirup. Selain itu, wadah air dan makanan harus ditutup rapat untuk mencegah kontaminasi. Jika muncul gejala seperti sesak napas, batuk berkepanjangan, nyeri dada, atau iritasi mata, masyarakat diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat.
Untuk laporan darurat, masyarakat dapat menghubungi layanan Jakarta Siaga melalui nomor 112. BPBD juga mengingatkan pentingnya mengecek informasi melalui sumber resmi seperti PVMBG, BMKG, BNPB, BPBD, dan Pemprov DKI Jakarta. Penyebaran berita yang belum diverifikasi diharapkan dihindari demi mencegah kepanikan yang tidak perlu.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Perusahaan robotika AiMoga, kolaborator strategis Chery, telah mengirim lebih dari 2.000 unit robot ke lebih dari 60 negara secara kumulatif, dengan fokus ekspansi di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa, Afrika, dan Amerika Latin.
8 September 2026

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Gangguan penerbangan akibat sebaran abu vulkanik berpotensi menimbulkan kerugian ekonomi hingga Rp100 miliar jika berlangsung lebih dari lima hari tanpa respons cepat dari semua pihak terkait.
8 September 2026

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Pemerintah menargetkan pencampuran etanol 20% dalam bensin (E20) mulai berlaku di seluruh Indonesia pada 2028, didukung percepatan pembangunan pabrik dan kebijakan tanpa cukai untuk bioetanol.
8 September 2026

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Ketua Komisi XII DPR mempertanyakan kenaikan cost recovery yang tak sejalan dengan penurunan produksi migas nasional, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas atas penggunaan uang negara.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Cukai Bioetanol Dihapus, Ekspektasi Bensin Hijau Capai E20 2028
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Potensi Ekonomi Syariah Capai Rp 343 Triliun
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


