Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Workshop P3SPS Perkuat Standar Siaran Trans Corp

Tiga media milik Trans Corp gelar workshop intensif bersama KPI untuk memperdalam pemahaman P3SPS, menekankan pentingnya kedisiplinan editorial dan perlindungan audiens.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 15 Oktober 2026, 21.02 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 23x dibuka
Workshop P3SPS Perkuat Standar Siaran Trans Corp📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Kegiatan pelatihan intensif mengenai Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS) digelar oleh tiga entitas media di bawah naungan Trans Corp—Trans TV, CNN Indonesia, dan CNBC—dalam kerja sama dengan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Workshop berlangsung di Auditorium Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, pada Kamis (15/10), dihadiri oleh staf redaksi dan manajemen dari ketiga lembaga penyiaran tersebut. Tujuan utama kegiatan adalah memperkuat kesadaran kolektif terhadap standar penyiaran yang berkelanjutan dan beretika.

Dalam sambutannya, Latief Harnoko, Direktur Operasional Trans TV, mengungkapkan bahwa perjalanan organisasi sebelumnya tidak selalu mulus dalam memenuhi regulasi. Ia menyebut bahwa Trans Corp pernah menghadapi teguran berulang dari KPI akibat pelanggaran konten, termasuk kasus yang nyaris berujung pada penghentian operasional salah satu stasiun. Ia menekankan bahwa kesalahan tersebut muncul dari keinginan kreatif yang kurang terarah, tanpa memperhitungkan batasan etis dan regulasi yang berlaku. Kini, kata dia, kesadaran akan P3SPS telah menjadi bagian dari proses kreatif harian.

Ketua KPI, M. Hasrul Hasan, menegaskan bahwa peran KPI bukan untuk menggurui, melainkan sebagai mitra dalam menjaga kualitas siaran. Ia membandingkan masa sebelum ada KPI, di mana tayangan disiarkan tanpa filter, termasuk konten kekerasan dan muatan tidak mendidik. Kini, dengan adanya regulasi, tidak semua konten bisa ditayangkan. Tujuan utamanya adalah melindungi generasi muda dari paparan yang merugikan, sekaligus membangun media yang bertanggung jawab. Ia menyebut bahwa pada 2025, tingkat pelanggaran dari Trans TV, Trans 7, CNN Indonesia, dan CNBC telah menurun drastis, menunjukkan peningkatan kesadaran internal.

Workshop diselenggarakan dalam empat sesi panel yang dipimpin oleh sembilan komisioner KPI. Masing-masing sesi membahas isu krusial seperti perlindungan anak dan remaja, pengawasan konten kekerasan serta mistis, batasan kesusilaan dan pornografi, serta dampak negatif rokok, minuman keras, dan promosi judi online. Melalui paparan mendalam dan diskusi interaktif, peserta diajak merefleksikan praktik editorial sehari-hari dan memastikan bahwa setiap tayangan memenuhi standar yang telah ditetapkan secara nasional.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya