Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Xpeng Gelar Recall Global, X9 di Indonesia Belum Ada Keluhan

PT Era Inovasi Otomotif memastikan belum ada laporan keluhan dari konsumen X9 di Indonesia terkait suspensi udara, meski recall dilakukan di China dan Malaysia.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 09.35 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Xpeng Gelar Recall Global, X9 di Indonesia Belum Ada Keluhan
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - PT Era Inovasi Otomotif, distributor Xpeng di Indonesia, mengimbau konsumen X9 yang mengalami kendala pada komponen suspensi udara bagian depan untuk segera menghubungi dealer resmi. Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut dari kampanye recall yang telah dilakukan oleh Xpeng Global di sejumlah negara, termasuk China dan Malaysia, terkait potensi kebocoran udara pada pegas depan. Perusahaan menegaskan hingga saat ini belum menerima laporan serupa dari pengguna di Tanah Air.

Kendaraan X9 yang dipasarkan di Indonesia diproduksi melalui skema completely knocked down (CKD) bersama PT Handal Indonesia Motor, menjadikan Indonesia salah satu negara pertama di luar Tiongkok yang melakukan perakitan lokal. Meski demikian, perusahaan tetap menjaga koordinasi intensif dengan tim Xpeng Global untuk memantau dampak potensial dari masalah teknis tersebut terhadap unit yang beredar di pasar domestik.

Menurut Vice President Marketing Era Inovasi Otomotif, Hari Arifianto, perusahaan siap melakukan penggantian komponen secara cepat jika ditemukan indikasi masalah pada kendaraan konsumen. Ia menegaskan ketersediaan suku cadang telah menjadi prioritas, sehingga proses perbaikan dapat berjalan efisien. Keberadaan jumlah X9 yang masih terbatas di pasar Indonesia dinilai mempermudah respons cepat apabila diperlukan penanganan teknis.

Masalah yang menjadi dasar recall berasal dari penurunan tingkat kekedapan udara pada pegas suspensi depan, yang berpotensi menyebabkan kebocoran bertahap, terutama dalam kondisi cuaca panas dan lembap. Dalam dokumen resmi yang diajukan ke Administrasi Negara untuk Regulasi Pasar China (SAMR), disebutkan 33.473 unit X9 produksi periode 8 Agustus 2023 hingga 11 Agustus 2025 terdampak. Malaysia juga mengikuti langkah serupa dengan menjamin penggantian komponen secara gratis bagi unit yang teridentifikasi.

Faktor iklim ekstrem, khususnya suhu tinggi, disebut menjadi salah satu variabel yang memperbesar risiko kebocoran pada sistem suspensi udara. Namun, hingga kini tidak ada bukti bahwa kondisi tersebut telah memicu masalah serius di pasar Indonesia. Perusahaan tetap menjaga kewaspadaan dan siap bertindak jika ditemukan indikasi permasalahan, dengan komitmen menjaga kepuasan dan keamanan pengguna kendaraan listrik Xpeng.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya