Zulhas Dorong Kenaikan Nilai Tukar Nelayan Jadi 120
Pemerintah menargetkan nilai tukar nelayan naik dari 103 menjadi 120 dalam satu tahun ke depan melalui program kampung nelayan berfasilitas cold storage.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 5 September 2026, 22.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, menegaskan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui perbaikan struktur ekonomi dan infrastruktur pendukung. Dalam kesempatan yang digelar di Bandar Lampung, ia menyatakan bahwa target utama dalam waktu dekat adalah menaikkan angka nilai tukar nelayan dari posisi saat ini, 103, menjadi 120 pada tahun depan. Pencapaian ini menjadi indikator penting dalam upaya mewujudkan kedaulatan pangan nasional.
Zulhas menekankan bahwa kesejahteraan nelayan bukan hanya soal pendapatan, tetapi juga kualitas hidup dan keberlanjutan ekonomi mereka. Ia menilai bahwa saat ini nelayan masih berada dalam kategori rentan ekonomi, tercatat masuk dalam desil satu, yang menunjukkan tingkat ketergantungan tinggi terhadap harga pasar dan minimnya akses terhadap fasilitas pendukung. Hal ini membuat mereka sulit mempertahankan nilai hasil tangkapan.
Salah satu penyebab utama rendahnya nilai tukar adalah ketiadaan infrastruktur penyimpanan. Nelayan sering kali terpaksa menjual hasil tangkapan dalam waktu dekat setelah melaut karena tidak memiliki tempat untuk menyimpan ikan, sehingga terjebak dalam dinamika harga yang tidak menguntungkan. “Kalau dapat ikan harusnya dibeli dengan dua juta, tapi ditawar lima ratus ribu, harus dijual kalau nggak,” ujar Zulhas, menggambarkan realitas yang sering dialami nelayan.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, pemerintah akan membangun kampung nelayan yang dilengkapi dengan cold storage dan fasilitas pendukung lainnya. Program ini dirancang sebagai solusi jangka panjang untuk meningkatkan daya tawar nelayan dan menstabilkan pendapatan mereka. Dengan akses ke penyimpanan dingin, nelayan dapat menunda penjualan hingga harga pasar lebih menguntungkan, sehingga mengurangi ketergantungan pada tengkulak dan pengepul.
Tujuan akhir dari langkah ini adalah menciptakan ekosistem pangan yang berdaulat, di mana hasil laut, seperti ikan, menjadi bagian integral dari ketahanan pangan nasional. Menurut Zulhas, kedaulatan pangan bukan sekadar soal stok pangan, tetapi juga kehormatan bangsa yang harus dijaga melalui kesejahteraan produsen utama, termasuk nelayan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pemerintah Percepat Penyaluran B50, Targetkan 16,8 Juta KL di 2026
Pemerintah menargetkan penyaluran biodiesel B50 mencapai 16,8 juta kilo liter pada 2026 sebagai bagian dari strategi pengurangan impor dan penguatan sektor energi nasional.
8 September 2026

Gaji Perdana Menteri Singapura Naik, Seluruh Kenaikan Disumbangkan
Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong menyatakan akan menyumbangkan seluruh kenaikan gaji selama lima tahun ke depan untuk kegiatan sosial, meski gaji tetap diterima sesuai aturan resmi.
8 September 2026

Penutupan 7 Bandara Diperpanjang Akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau
Penutupan operasional tujuh bandara di sekitar Anak Krakatau diperpanjang hingga 7 September pukul 23.59 WIB demi menjamin keselamatan penerbangan.
8 September 2026

90 Persen SPBU Sudah Salurkan B50, Pemerintah Tegaskan Langkah Menuju Kemandirian Energi
Sebanyak 90 persen stasiun pengisian bahan bakar umum di Indonesia telah mulai menjual biodiesel B50, seiring percepatan program kemandirian energi nasional yang dimulai sejak 2018.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


