Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

12 Ribu Lowongan Tersedia di Job Fair DKI Jakarta

Pemerintah DKI Jakarta gelar job fair dengan 12 ribu lowongan dari 100 perusahaan, menarik antusiasme tinggi hingga 28.484 pelamar online dalam sehari.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 22 Oktober 2026, 23.21 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 57x dibuka
12 Ribu Lowongan Tersedia di Job Fair DKI Jakarta📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi membuka ajang Karir Jakarta & Tenaga Kerja Mandiri Expo 2026 di SMESCO, Jakarta Selatan, dengan menampilkan sekitar 12 ribu posisi kerja dari 100 perusahaan mitra. Acara yang diselenggarakan oleh Dinas Ketenagakerjaan ini berlangsung selama dua hari, mulai Kamis (22/10), dan melibatkan kolaborasi dengan BUMD serta sektor swasta. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan bahwa jumlah pelamar yang masuk melalui platform digital telah melebihi jumlah lowongan yang tersedia hanya dalam hitungan jam pertama pembukaan.

Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi, terbukti dengan jumlah lamaran online yang mencapai 28.484 dalam sehari. Banyak pencari kerja datang langsung ke lokasi, membentuk antrean panjang di pintu masuk ruangan pameran. Di dalam gedung, ruang pameran dipadati oleh calon pekerja dari berbagai latar belakang usia dan pendidikan, mulai dari pelajar hingga tenaga kerja paruh waktu. Setiap booth perusahaan telah dipenuhi oleh calon pelamar yang berinteraksi langsung dengan tim rekrutmen.

Salah satu peserta, Iqbal, yang berusia mendekati 30 tahun, mengungkapkan bahwa ia sejak 2025 hanya bekerja sebagai pekerja harian (daily worker) di bidang hospitality dengan upah harian antara Rp150 ribu hingga Rp250 ribu. Ia menyebut bahwa pekerjaan tersebut tidak menjamin kestabilan finansial bulanan dan menyulitkan pencarian pekerjaan tetap. Ia menilai acara ini sebagai salah satu momen paling besar yang pernah ia ikuti dan berharap pemerintah memperbanyak gelaran serupa, khususnya di wilayah Jabodetabek.

Di tengah keramaian, terlihat Maryam (72) yang mendampingi putrinya, Nur Aini (21), lulusan SLB 02 Jakarta, yang memiliki keterbatasan intelektual akibat sakit sebelumnya. Maryam berharap pemerintah tidak membedakan pencari kerja berdasarkan kondisi fisik atau mental, menegaskan bahwa setiap individu memiliki potensi kerja. Keduanya mengetahui informasi job fair dari kelurahan tempat tinggal. Kepala Dinas Tenaga Kerja DKI, Syaripudin, menegaskan bahwa seluruh perusahaan wajib melaporkan kondisi rekrutmen tiap bulan dan mewajibkan penyerapan tenaga kerja penyandang disabilitas sesuai aturan hukum.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya