31 Tahun Kendari Pos: Jejak Sejarah yang Tak Kunjung Berakhir
Peringatan 31 tahun berdirinya Kendari Pos menegaskan komitmen menjaga kebebasan pers dan memperkuat peran media dalam membangun demokrasi di Sulawesi Tenggara.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 8 September 2026, 07.20 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Dalam perjalanan panjangnya selama 31 tahun, Kendari Pos terus menjadi salah satu pelopor media massa di Sulawesi Tenggara, membuktikan bahwa jurnalisme yang berintegritas mampu bertahan di tengah dinamika sosial dan politik yang kompleks. Sejak pertama kali berdiri, media ini telah menjadi ruang bagi suara masyarakat, menjembatani kebijakan pemerintah dengan realitas di lapangan, serta memperkuat transparansi publik melalui liputan yang mendalam dan objektif.
Komitmen tersebut terus dijaga meski menghadapi tantangan berat, termasuk tekanan terhadap kebebasan berpendapat dan keterbatasan sumber daya. Namun, dengan pendekatan jurnalistik yang konsisten, Kendari Pos berhasil mempertahankan kredibilitas dan menjadi mitra strategis bagi berbagai elemen masyarakat, mulai dari pemerintah daerah hingga organisasi sosial. Peringatan ulang tahun ke-31 menjadi momen refleksi atas perjalanan panjang yang penuh tantangan dan pencapaian.
Pada perayaan ini, pihak redaksi menegaskan bahwa sejarah media tidak berhenti di titik waktu tertentu, melainkan terus berlanjut melalui karya-karya yang terus mengedepankan kebenaran, keadilan, dan kemanusiaan. Mereka menekankan pentingnya menjaga independensi jurnalistik, terutama di era informasi yang semakin kompleks dan cepat berubah.
Tujuan utama dari peringatan ini bukan sekadar mengenang masa lalu, melainkan menegaskan komitmen ke depan: terus menjadi media yang dapat dipercaya, mewakili suara yang belum tersampaikan, dan turut berkontribusi dalam membangun ruang publik yang sehat dan demokratis. Dengan semangat tersebut, Kendari Pos berharap dapat menjadi inspirasi bagi generasi penerus jurnalis di seluruh Sulawesi Tenggara.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Kebakaran Landa Dua Rumah di Wakontu Akibat Kompor Tak Dimatikan
Kebakaran hebat terjadi di Desa Wakontu, Muna Barat, menyebabkan dua rumah hangus karena kompor gas ditinggalkan menyala setelah memasak.
8 September 2026

Kejati Sultra Periksa Aktivitas Tambang di Pulau Pulau
Kejati Sultra menyatakan akan memverifikasi laporan aktivitas tambang nikel di Pulau Pulau, termasuk Pulau Wowoni, sebelum menentukan langkah hukum.
8 September 2026

Pencegahan Kerusakan Smartphone Akibat Abu Vulkanik
Pengguna perangkat elektronik diminta segera membersihkan smartphone setelah terpapar abu vulkanik untuk mencegah kerusakan permanen akibat partikel tajam dan risiko korsleting.
8 September 2026

Rektor Lantik 16 Pejabat Fungsional di UIN Kendari
Rektor Universitas Islam Negeri Kendari melantik 16 pejabat fungsional dengan tujuan memperkuat tata kelola dan pelayanan akademik di lingkungan kampus.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA


