40.000 Unit Mini-RAS Siap Ditanam di Desa Perikanan
KKP siap menerapkan 40.000 unit mini-RAS di ratusan desa untuk tingkatkan produksi ikan secara berkelanjutan dan berbasis teknologi.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 17.45 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah menyiapkan pengembangan sebanyak 40.000 unit sistem budidaya ikan mini Recirculating Aquaculture System (RAS) di desa-desa perikanan potensial di seluruh Indonesia. Teknologi ini menjadi bagian dari kerja sama strategis dengan Australia dalam bidang perikanan, khususnya peningkatan kapasitas produksi melalui inovasi sistem budidaya yang ramah lingkungan.
Sistem mini-RAS dirancang untuk mengelola dan memanfaatkan air secara efisien dengan proses daur ulang, sehingga memungkinkan kontrol optimal terhadap kondisi lingkungan pemeliharaan ikan. Dengan pendekatan ini, produktivitas budidaya diharapkan meningkat tanpa menambah tekanan terhadap sumber daya air alami. Teknologi ini awalnya akan diterapkan untuk komoditas nila dan lele, namun rencananya akan diperluas ke pangasius, barramundi, kerapu, dan jade perch.
Menteri Kelautan dan Perikanan menyampaikan bahwa tujuan utama kerja sama dengan Australia bukan hanya sebatas investasi, tetapi juga pemberdayaan masyarakat, transfer teknologi, peningkatan kapasitas lokal, serta keberlanjutan ekosistem perairan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi yang melibatkan pengetahuan teknis dan praktik berkelanjutan dari kedua negara.
Duta Besar Australia untuk Indonesia menyambut baik inisiatif tersebut dan menegaskan bahwa pengalaman Australia dalam riset dan industri budidaya ikan dapat menjadi fondasi pertukaran pengetahuan yang saling menguntungkan. Ia menilai kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam membangun ketahanan pangan dan menjaga kelestarian ekosistem laut dan darat secara bersama-sama.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Harga Bensin AS Tembus Rp72,7 Juta per Galon Akibat Ketegangan AS-Iran
Lonjakan harga bensin di AS mencapai Rp72,7 juta per galon menjelang Labor Day, dipicu serangan militer terhadap Iran dan kekhawatiran gangguan pasokan minyak global.
8 September 2026

JLR Siap PHK 4.000 Karyawan Akibat Tekanan Persaingan Global
Jaguar Land Rover mengumumkan pemangkasan 4.000 posisi kerja sebagai respons terhadap tekanan kompetitif dari mobil China dan ketidakpastian pasar global.
8 September 2026

Pesawat Kargo Melampaui Batas Landasan, Tewaskan Lima Orang di Miami
Kecelakaan pesawat kargo Amazon Prime Air 7598 di Bandara Internasional Miami menewaskan lima orang dan melukai lima lainnya, termasuk tiga dalam kondisi kritis, setelah melampaui batas landasan pacu saat mendarat.
7 September 2026

AS Perbarui Imbauan Keamanan untuk Wisatawan ke Brasil
Pemerintah AS memperbarui rekomendasi perjalanan ke Brasil dengan penekanan pada risiko kejahatan berkekerasan dan penculikan kilat di kawasan perkotaan.
7 September 2026
Berita Lainnya
Pemadaman Listrik Berlanjut di Kendari dan Konawe, Tertunda Hingga Malam Hari
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
ASN Tunggak Pajak Kendaraan Siap Dikenai Sanksi TPP
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
Kebiasaan Malam Sederhana Tingkatkan Kesehatan Kulit
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
Skandal Kuota Haji Rp622 Miliar Terungkap, Saksi Sebut Ada Instruksi Ketik Nama
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
Pemkot Kendari Tuntaskan Pembangunan Jembatan Wawo
Rabu, 9 September 2026, 11.20 WITA

KPK Diminta Telusuri Aliran Dana Kasus Tambang di Bombana
Rabu, 9 September 2026, 11.20 WITA

KPK Diminta Usut Tuntas Dugaan Korupsi di Tambang Nikel Kabaena
Rabu, 9 September 2026, 11.20 WITA

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA


