5.209 Warga Israel Masuki Al Aqsa, Dua Warga Palestina Tewas
Sebanyak 5.209 warga Israel memasuki kompleks Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur selama Agustus, disertai penembakan yang menewaskan dua warga Palestina dan penahanan 114 orang.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 17.53 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Provinsi Yerusalem melaporkan aksi masuknya 5.209 warga Israel ke kompleks Masjid Al Aqsa pada bulan Agustus, yang menjadi catatan tertinggi dalam sejarah pengunjungan oleh warga negara Israel ke kawasan tersebut. Aksi tersebut berlangsung secara terus-menerus sepanjang bulan, dengan puncaknya terjadi pada 13 Agustus ketika jumlah pengunjung mencapai 751 orang dalam satu hari. Polisi Israel diketahui memberikan perlindungan kepada kelompok pengunjung, yang melakukan ritual keagamaan Yahudi di area sekitar gerbang masjid.
Dalam periode yang sama, pasukan Israel menewaskan dua warga Palestina, melukai 83 orang, dan menahan 114 orang, termasuk lima anak di bawah umur. Data ini juga mencatat adanya 44 serangan terhadap warga Palestina dan properti mereka, serta 40 operasi pembongkaran dan pembersihan lahan yang menargetkan rumah, bangunan, dan tanah di wilayah Yerusalem. Sebanyak 86 perintah pembongkaran atau penghentian pekerjaan dikeluarkan oleh otoritas Israel selama bulan tersebut.
Otoritas Wakaf Islam di Yerusalem menegaskan bahwa Al Aqsa adalah situs suci bagi umat Islam dan menyerukan penghentian segera terhadap semua bentuk penyerbuan. Lembaga tersebut menyatakan bahwa aksi tersebut merupakan bagian dari upaya sistematis untuk mengubah karakter wilayah Yerusalem Timur yang telah lama menjadi bagian dari identitas Arab dan Islam. Mereka menekankan bahwa kota ini tetap menjadi ibu kota potensial bagi negara Palestina yang diidamkan.
Kondisi ini terjadi dalam konteks ketegangan yang meningkat sejak konflik militer Israel di Jalur Gaza pada Oktober 2023. Peningkatan penggerebekan, penangkapan, dan kekerasan terhadap warga Palestina di kota-kota, permukiman, dan kamp pengungsi di Tepi Barat, termasuk Yerusalem, menjadi tren yang terus berlanjut. Laporan media Israel juga menyebut bahwa kebijakan pemerintahan saat ini didorong oleh keinginan untuk memperkuat posisi politik menjelang pemilu Knesset pada 27 Oktober.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Harga Bensin AS Tembus Rp72,7 Juta per Galon Akibat Ketegangan AS-Iran
Lonjakan harga bensin di AS mencapai Rp72,7 juta per galon menjelang Labor Day, dipicu serangan militer terhadap Iran dan kekhawatiran gangguan pasokan minyak global.
8 September 2026

JLR Siap PHK 4.000 Karyawan Akibat Tekanan Persaingan Global
Jaguar Land Rover mengumumkan pemangkasan 4.000 posisi kerja sebagai respons terhadap tekanan kompetitif dari mobil China dan ketidakpastian pasar global.
8 September 2026

Pesawat Kargo Melampaui Batas Landasan, Tewaskan Lima Orang di Miami
Kecelakaan pesawat kargo Amazon Prime Air 7598 di Bandara Internasional Miami menewaskan lima orang dan melukai lima lainnya, termasuk tiga dalam kondisi kritis, setelah melampaui batas landasan pacu saat mendarat.
7 September 2026

AS Perbarui Imbauan Keamanan untuk Wisatawan ke Brasil
Pemerintah AS memperbarui rekomendasi perjalanan ke Brasil dengan penekanan pada risiko kejahatan berkekerasan dan penculikan kilat di kawasan perkotaan.
7 September 2026
Berita Lainnya
Pemadaman Listrik Berlanjut di Kendari dan Konawe, Tertunda Hingga Malam Hari
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
ASN Tunggak Pajak Kendaraan Siap Dikenai Sanksi TPP
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
Kebiasaan Malam Sederhana Tingkatkan Kesehatan Kulit
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
Skandal Kuota Haji Rp622 Miliar Terungkap, Saksi Sebut Ada Instruksi Ketik Nama
Rabu, 9 September 2026, 11.21 WITA
Pemkot Kendari Tuntaskan Pembangunan Jembatan Wawo
Rabu, 9 September 2026, 11.20 WITA

KPK Diminta Telusuri Aliran Dana Kasus Tambang di Bombana
Rabu, 9 September 2026, 11.20 WITA

KPK Diminta Usut Tuntas Dugaan Korupsi di Tambang Nikel Kabaena
Rabu, 9 September 2026, 11.20 WITA

Abu Vulkanik Anak Krakatau Picu Iritasi Kulit, Ini Penjelasannya
Rabu, 9 September 2026, 07.45 WITA


