Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

9 Penerbangan Yogya ke Jakarta Dibatalkan Akibat Abu Vulkanik

Sembilan penerbangan dari Yogyakarta ke Jakarta dibatalkan dan satu rute ke Palembang mengalami keterlambatan akibat sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 6 September 2026, 15.25 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
9 Penerbangan Yogya ke Jakarta Dibatalkan Akibat Abu Vulkanik
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Sebanyak sembilan penerbangan dari Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) ke Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, dibatalkan secara tiba-tiba pada Minggu (5/9) pagi, menyusul penyebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Selain itu, satu penerbangan yang seharusnya mendarat di Palembang juga mengalami penundaan. Keputusan pembatalan diambil sebagai langkah pencegahan untuk menjaga keselamatan penerbangan, mengingat kondisi atmosfer yang terganggu oleh material vulkanik.

General Manager YIA, Muhammad Thamrin, menjelaskan bahwa pembatalan dan keterlambatan dilakukan berdasarkan hasil pemantauan terus-menerus terhadap kondisi abu vulkanik yang tersebar di wilayah penerbangan. Hingga pukul 10.30 WIB, situasi masih memicu gangguan operasional. Ia menegaskan bahwa keputusan ini bukan tanpa pertimbangan, melainkan hasil koordinasi intensif dengan instansi terkait seperti BMKG dan AirNav Indonesia.

Pihak bandara mengimbau penumpang untuk selalu memeriksa status penerbangan melalui layanan resmi maskapai masing-masing. Informasi terkini juga dapat diakses melalui kanal media sosial resmi YIA, @bandarayogyakarta, serta Contact Center Injourney Airports di nomor 172. Upaya komunikasi ini dilakukan secara rutin guna memastikan penumpang mendapatkan data terbaru dan layanan dukungan yang memadai.

Bandara Soekarno-Hatta sempat ditutup sementara hingga pukul 13.30 WIB, menyusul temuan indikasi abu vulkanik dalam hasil uji paparan udara (paper test). Penutupan ini merupakan respons cepat terhadap potensi risiko yang ditimbulkan oleh abu vulkanik terhadap sistem navigasi dan mesin pesawat. YIA menegaskan bahwa operasional tetap dipantau secara ketat dan akan terus memperbarui informasi serta menjaga kenyamanan dan keamanan seluruh pengguna jasa.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya