Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Abu Vulkanik Anak Krakatau Guyur Bandar Lampung

Warga Bandar Lampung dan Natar merasakan hujan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, dengan debu terbawa angin dari jarak 80 kilometer.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 5 September 2026, 22.47 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Abu Vulkanik Anak Krakatau Guyur Bandar Lampung
Foto: CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Sejak malam Sabtu (5/9), warga Kota Bandar Lampung melaporkan adanya hujan abu vulkanik yang mengguyur permukaan rumah dan area terbuka. Debu halus tersebut berasal dari aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, yang terbawa angin ke arah barat dengan jarak sekitar 80 kilometer dari lokasi erupsi.

Kondisi ini menyebabkan permukaan rumah, kendaraan, dan perabotan menjadi kotor. Banyak warga mengeluhkan iritasi pada mata, tenggorokan, dan kulit wajah akibat paparan debu halus tersebut. Beberapa keluarga mengaku harus membersihkan atap dan halaman secara rutin karena abu terus menumpuk.

Laporan juga menyebutkan bahwa Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, turut terdampak. Wilayah ini berada dalam lintasan angin yang membawa material vulkanik dari arah Selat Sunda. Masyarakat setempat melaporkan keberadaan debu yang menempel pada tanaman, atap, dan fasilitas umum.

Pemerintah daerah setempat telah mengimbau masyarakat untuk memakai masker dan menutup jendela saat berada di luar ruangan. Upaya pembersihan dilakukan secara gotong royong, sambil menunggu arahan lebih lanjut dari lembaga kebencanaan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya