Adelia Kansya Tekankan Manfaat Nyata Anggaran Kepemudaan 2027
Anggota DPR RI Adelia Kansya dukung peningkatan anggaran kepemudaan 2027 dengan syarat berdampak luas, merata, dan berkelanjutan hingga peringatan 100 tahun Sumpah Pemuda.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 3 September 2026, 22.39 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 10x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Anggota Komisi X DPR RI Adelia Kansya menegaskan dukungan terhadap rencana penguatan anggaran kepemudaan tahun 2027 yang diajukan Kementerian Pemuda dan Olahraga. Ia menekankan bahwa peningkatan anggaran harus diikuti dengan keberpihakan nyata kepada seluruh pemuda di berbagai wilayah, bukan hanya terfokus pada kegiatan formal atau seremonial semata. Dukungan ini disampaikan dalam rapat kerja Komisi X dengan Kemenpora, yang membahas usulan alokasi anggaran untuk tahun mendatang.
Adelia menyoroti pentingnya akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan anggaran, menekankan bahwa ukuran keberhasilan bukan hanya ditentukan oleh jumlah dana, melainkan oleh dampak yang dirasakan masyarakat. Ia meminta Rancangan Kebijakan Anggaran Kemenpora 2027 benar-benar merespons kebutuhan nyata pemuda dan atlet di berbagai lapisan masyarakat. Dengan demikian, anggaran yang besar tidak boleh berakhir sebagai kegiatan yang tidak berdampak jangka panjang.
Momen 100 tahun Sumpah Pemuda pada 2028, menurut Adelia, harus menjadi titik tolak strategis untuk merancang program kepemudaan yang berkelanjutan. Ia menekankan bahwa peringatan sejarah ini tidak boleh hanya berakhir pada upacara atau acara formal, melainkan harus menjadi momentum pembangunan karakter, kemandirian, dan kualitas generasi muda secara menyeluruh. Program yang disiapkan harus mampu menciptakan warisan nyata yang dirasakan generasi mendatang.
Ia juga menekankan perlunya pendekatan inklusif dalam distribusi program, memastikan pemuda di daerah terpencil, wilayah kepulauan, dan daerah dengan keterbatasan infrastruktur ikut terlibat. Adelia menilai bahwa keterjangkauan program harus diukur melalui data konkret, seperti jumlah penerima manfaat, lokasi penyebaran, kualitas pelaksanaan, serta hasil yang diperoleh. Dengan pemetaan yang jelas, pemerintah dapat memastikan tidak ada kelompok muda yang terabaikan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

InJourney Airports Turunkan Tarif Bandara 50% untuk Libur Akhir Tahun
InJourney Airports menurunkan tarif jasa kebandarudaraan hingga 50% untuk mendukung mobilitas dan menekan harga tiket pesawat selama periode Natal 2026 hingga Tahun Baru 2027.
26 Oktober 2026

Mahasiswa Gulingkan Pemerintahan Vučić dalam Pemilu Sela
Gerakan mahasiswa Serbia menang telak dalam pemilu sela, mengakhiri dominasi 14 tahun Aleksandar Vučić yang diwarnai korupsi dan kelalaian.
26 Oktober 2026

Lula Kembali Jadi Presiden Brasil, Torehkan Sejarah Empat Periode
Luiz Inácio Lula da Silva menang dalam pemilu putaran kedua dengan 51,7 persen suara, menjadi presiden pertama Brasil yang menjabat empat kali, setelah sebelumnya memimpin pada periode 2003–2010 dan 2023–2026.
26 Oktober 2026

8 Komoditas Pangan Swasembada, Surplus 4,69 Juta Ton
Dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran berhasil mencapai swasembada di delapan komoditas pangan utama dengan produksi melampaui kebutuhan nasional sebesar 4,69 juta ton.
26 Oktober 2026
Berita Lainnya

BUMI Perkuat Posisi di Sektor Pertambangan Global
Senin, 26 Oktober 2026, 15.48 WITA

BI Jaga Stabilitas Rupiah di Tengah Volatilitas Pasar
Senin, 26 Oktober 2026, 15.48 WITA

Waspada Modus Penipuan BSU Incar Data Pribadi
Senin, 26 Oktober 2026, 15.48 WITA

Indonesia Alihkan Pasokan Gas ke Dalam Negeri
Senin, 26 Oktober 2026, 15.48 WITA

OJK Respons Usulan Rating Pasar Modal Mandiri
Senin, 26 Oktober 2026, 15.47 WITA

BEI Perluas Komite HSC Dorong Tata Kelola Lebih Baik
Senin, 26 Oktober 2026, 15.47 WITA

Ekspor Perdana Terasi Udang Rebon Asahan ke Thailand Sukses
Senin, 26 Oktober 2026, 15.47 WITA

BEI Perkuat Pengawasan Pasar Modal Mulai November
Senin, 26 Oktober 2026, 15.47 WITA

