AHY Tekankan Dukungan Demokrat untuk Perangi Korupsi di Era Prabowo
Ketua Umum Demokrat AHY menegaskan komitmen partai mendukung langkah Presiden Prabowo dalam menutup kebocoran kekayaan negara dan memperkuat tata kelola publik.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 6 September 2026, 07.49 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), secara tegas menyatakan bahwa partainya mendukung penuh arahan Presiden Prabowo Subianto dalam upaya menghentikan praktik korupsi dan menutup celah pengelolaan kekayaan negara yang selama ini merugikan rakyat. Pernyataan tersebut disampaikan dalam pidato politik pada peringatan HUT ke-25 Demokrat di Jakarta, yang berlangsung pada Sabtu, 5 September. AHY menekankan bahwa keberhasilan pembangunan nasional tidak bisa tercapai tanpa transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran.
Dalam pidatonya, AHY menyoroti pentingnya kembali memperkuat institusi penegak hukum dan lembaga pengawas agar tidak lagi menjadi alat bagi kelompok kepentingan tertentu. Ia menekankan bahwa korupsi bukan hanya masalah hukum, tetapi juga masalah sistemik yang harus diatasi secara menyeluruh. Dukungan Demokrat terhadap Presiden Prabowo, menurut AHY, bukan sekadar simpati politik, melainkan bentuk komitmen bersama untuk membangun negara yang lebih adil dan berintegritas.
AHY juga menekankan bahwa keberhasilan reformasi tata kelola keuangan negara harus didukung oleh partisipasi aktif masyarakat dan peran partai politik sebagai penjaga kepentingan rakyat. Ia menegaskan bahwa Demokrat siap menjadi mitra strategis dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan responsif. Dukungan ini, kata dia, merupakan bentuk tanggung jawab moral terhadap keberlangsungan demokrasi dan keadilan sosial.
Pernyataan AHY menunjukkan bahwa Partai Demokrat telah menetapkan posisi jelas dalam konteks pemerintahan saat ini, dengan fokus pada penguatan sistem anti-korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Dukungan ini juga menjadi bagian dari komitmen partai untuk kembali menjadi garda terdepan dalam menjaga integritas politik nasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Dua pengendara mobil listrik terlibat baku hantam di SPKLU Samanea, Tangerang, setelah salah satu pihak menolak prosedur antrean digital dan mengklaim telah datang lebih dahulu.
8 September 2026

OJK Perkuat Pengawasan Asuransi Ilegal, Dorong Ekosistem Keuangan Syariah
OJK menegaskan penegakan hukum di sektor asuransi ilegal dan percepatan transformasi keuangan syariah melalui pemisahan unit, ekosistem daerah, serta program edukasi nasional hingga Agustus 2026.
8 September 2026

Pertamina Perketat Pengawasan BBM Subsidi di Sumbar
Tim gabungan lakukan sidak ke SPBU di Padang untuk pastikan penyaluran BBM subsidi tepat sasaran dan sesuai aturan.
8 September 2026

Kasus Kim Soo-hyun dengan Kim Sae-ron Berakhir Tanpa Tuntutan
Penyelidikan terhadap Kim Soo-hyun terkait dugaan hubungan dengan Kim Sae-ron saat masih di bawah umur resmi berakhir tanpa tindak lanjut hukum.
8 September 2026
Berita Lainnya

Wiper Tak Boleh Dinyalakan Saat Kaca Tertutup Abu Vulkanik
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Chery AiMoga Ekspor 2.000 Robot ke Lebih dari 60 Negara
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Xiaomi Perkenalkan SUV Skynomad dengan Teknologi EREV di China
Selasa, 8 September 2026, 22.43 WITA

Startup AS Siap Kirim Wahana ke Alpha Centauri dengan Modal Rp265 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.37 WITA

Dampak Ekonomi Gangguan Penerbangan Akibat Abu Vulkanik Bisa Capai Rp100 Miliar
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Purbaya Perkenalkan Skema Pinjaman Infrastruktur Berbasis DBH
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Implementasi E20 Tahun 2028, Pemerintah Percepat Investasi Pabrik Etanol
Selasa, 8 September 2026, 22.36 WITA

Anggaran Cost Recovery Naik, Produksi Migas Turun: Mekeng Minta Transparansi
Selasa, 8 September 2026, 22.35 WITA


